BALIEXPRESS.ID – Di usia yang seharusnya menjadi masa istirahat, Nenek Sita, warga Desa Kubutambahan, Buleleng, justru harus bekerja keras sebagai tukang sapu di pura demi menghidupi keluarganya dan merawat sang suami yang tengah terbaring sakit akibat stroke.
Baca Juga: Pemprov Bali Wajibkan ASN Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Sudah lima bulan lamanya suami Nenek Sita tidak bisa lagi bekerja setelah terserang stroke.
Sejak itu, beban keluarga sepenuhnya ditanggung oleh Nenek Sita, yang tak menyerah meski usia tak lagi muda.
Setiap hari, ia menyapu pura dengan upah hanya Rp500 ribu per bulan, demi kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan sang suami.
Kisah pilu ini mencuat di media sosial melalui unggahan akun @bulelengsosialcommunity, yang memperlihatkan kondisi sederhana rumah mereka serta perjuangan Nenek Sita merawat suaminya yang terbaring lemah.
Baca Juga: Sosok Prada Lucky: Prajurit Muda yang Pendiam, Baru Tiga Bulan Dilantik
Bahkan untuk menyelimuti tubuh sang suami, hanya tersedia sehelai gorden sebagai pengganti selimut.
Sang anak pasangan lansia ini pun hanya bekerja sebagai buruh serabutan, dengan penghasilan yang tidak menentu dan tidak mampu sepenuhnya menopang kebutuhan orang tuanya.
Melihat kondisi ini, akun @bulelengsosialcommunity mengajak masyarakat untuk menjadi jembatan kebaikan bagi Nenek Sita dan keluarganya, dengan menyisihkan sedikit rezeki melalui donasi.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Motor Ditangkap Warga, Babak Belur dan Motor Hangus Terbakar
Mari Ulurkan Tangan untuk Nenek Sita dan Suaminya
Donasi dapat disalurkan melalui rekening berikut atas nama Buleleng Social Community:
BCA VA: 00364 0110085640
BSI: 7189113678
Mandiri: 145-00-1275584-5
BRI: 1730-01-000180-56-5
BPD Bali: 056 02 02 53381 0
E-Wallet (Ovo/Dana/Gopay/Flip/LinkAja): 087765010383
???? Alamat: Desa Kubutambahan, Buleleng
???? Konfirmasi transfer: 087765010383 / 081337924855
Editor : Wiwin Meliana