BALIEXPRESS.ID – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gianyar memasang 100 unit lubang resapan biopori di area Pura Kahyangan Tiga Umakuta, Desa Pejeng, Gianyar, Minggu (10/8/2025).
Aksi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan Gubernur Bali dan upaya pelestarian lingkungan.
Selain pemasangan biopori, HIPMI Gianyar juga menyerahkan tong sampah, sapu, dan peralatan kebersihan untuk mendukung persiapan Karya Agung di pura tersebut.
Ketua BPC HIPMI Gianyar, I Putu Aditya Prabawa Budiasa, mengatakan kegiatan ini tidak hanya memperkuat komitmen organisasi di bidang wirausaha, tetapi juga dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan sesuai nilai Tri Hita Karana.
“Biopori ini akan membantu mengatasi genangan air di area pura sekaligus mengolah sampah organik menjadi kompos,” ujar Aditya. Lubang biopori sedalam sekitar satu meter ini, lanjutnya, dibeli dari pelaku UMKM lokal, sehingga juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini menjadi cara efektif menjalin kedekatan dengan warga. “Kalau langsung bicara bisnis, jaraknya terasa jauh. Melalui kegiatan lingkungan, komunikasi jadi lebih mudah,” katanya.
HIPMI Gianyar yang memiliki sekitar 200 anggota dari berbagai sektor usaha berencana menggelar kegiatan serupa di Tegalalang dalam dua pekan mendatang. Aditya mengajak seluruh anggota untuk terus berkontribusi pada pembangunan daerah.
“Mari bersama membangun ekonomi, membuka lapangan kerja, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana