Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Niluh Djelantik Soroti Gaya Komunikasi Publik Gubernur Koster, Begini Katanya

Wiwin Meliana • Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:35 WIB

Niluh Djelantik menyayangkan gaya komunikasi publik Gubernur Koster
Niluh Djelantik menyayangkan gaya komunikasi publik Gubernur Koster

BALIEXPRESS.ID-Anggota DPD RI Bali, Niluh Djelantik menyoroti gaya komunikasi publik Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dalam pernyataannya, Gubernur Koster menanggapi aksi saling serang di media sosial antara sang istri, Bunda Putri Koster dengan pengamat politik I Gusti Putu Artha.

Baca Juga: Momen Gibran Tak Salami AHY Jadi Sorotan, Rocky Gerung Beri Sindiran Menohok

Hal ini bermula Polemik kebijakan larangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung yang mulai berlaku 1 Agustus 2025 terus bergulir.

Kebijakan yang tertuang dalam Surat Gubernur Bali Nomor B.24.600.4/3664/PSLB3PPKLH/DKLH tertanggal 23 Juli 2025 itu merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tertanggal 23 Mei 2025.

Sejak aturan diberlakukan, warga Denpasar dan Badung disebut kelimpungan dalam mengelola sampah.

Baca Juga: Jabatan Sekjen PDIP Masih Kosong, Nama Hasto Masih Berpeluang, Puan Maharani Justru Siapkan Kejutan

Perdebatan di media massa dan media sosial pun memanas, bahkan menyeret akun yang diduga milik istri Gubernur Bali, Ni Putu Putri Suastini, dan mantan Komisioner KPU Pusat, I Gusti Putu Artha.

Perseteruan yang bermula dari adu argumen di akun Facebook Luh Riniti pada 6 Agustus 2025 itu kini meluas.

Dengan banyak postingan di Facebook maupun Instagram yang dinilai menyudutkan istri Gubernur Bali hingga mengarah pada tindakan perundungan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan bahwa persoalan itu bersifat pribadi.

Baca Juga: Hanung Bramantyo Soroti Kualitas Film Animasi Merah Putih: One For All, Begini Katanya

"Itu urusan personal," kata Koster saat diwawancar di Kantor Gubernur Bali, Senin (11/8).

Ia menambahkan, pihak yang gemar menyerang orang lain di media sosial harus siap menerima perlakuan serupa.

 "Intinya kalau suka membully orang ya siap dibully, sudah gitu saja," tegasnya.

Terkait hal tersebut, Niluh Djelantik pun menyayangkan pernyataan Gubernur koster.

“Siapa yang membully dan siapa yang dibully pak? Salam satu sloki kopi sing misi gula jeg kekene statement pemimpin Bali, aruh,” tulis @niluhdjelantik dikutip pada Selasa (12/08/2025).

Editor : Wiwin Meliana
#wayan koster #Gaya Komunikasi #Niluh Djelantik #gubernur bali