Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diserang Habis-Habisan, Lanang Perbawa Sentil Pengkritik Gubernur Koster

Wiwin Meliana • Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:58 WIB

Lanang Perbawa menilai serangan terhadap Gubernur Bali Wayan Koster dinilai kian intens dan cenderung mengarah pada upaya mencari perhatian publik
Lanang Perbawa menilai serangan terhadap Gubernur Bali Wayan Koster dinilai kian intens dan cenderung mengarah pada upaya mencari perhatian publik

BALIEXPRESS.ID – Serangan terhadap Gubernur Bali Wayan Koster dinilai kian intens dan cenderung mengarah pada upaya mencari perhatian publik.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar, Prof. Dr. I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, SH., M.Hum., menyampaikan pandangannya bahwa fenomena ini adalah bagian dari dinamika politik yang tidak selalu dilandasi niat konstruktif.

Baca Juga: Update Insiden Maut Proyek Bak Penampungan Air di Seribatu, Dugaan Kelalaian Menguat

Menurut Lanang, kritik boleh saja disampaikan, namun jika tujuannya semata-mata untuk mendapatkan panggung politik, maka publik perlu jeli membedakannya.

Ia menekankan bahwa sosok Wayan Koster telah melalui rekam jejak panjang yang menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat Bali.

“Pak Koster itu tiga periode di DPR RI, pernah meraih suara tertinggi secara persentase secara nasional. Kemudian terpilih dua periode sebagai Gubernur dan sukses memimpin partai. Itu bukan pencapaian kecil, tapi cerminan dari legitimasi kuat dari rakyat Bali,” tegas Lanang Perbawa, akademisi asal Bebetin, Buleleng ini dikutip pada Rabu (13/08/2025).

Baca Juga: Diserang Bertubi-tubi, Istri Koster Bersuara! Ini Kata Lanang Perbawa

Lanang juga menyinggung bahwa tidak semua pihak mampu menerima kenyataan ketika pemimpinnya tetap dipercaya oleh rakyat. Menurutnya, kritik yang dibungkus dengan nada merendahkan dan menyalahkan, seringkali hanya bertujuan menarik atensi.

“Kalau ada yang terus-menerus melihat pemimpinnya salah, itu karena mereka menggunakan kacamata yang keliru. Bahkan bisa dibalik, mereka yang nyinyir itu, sudah berapa kali mendapat kepercayaan rakyat Bali untuk jadi wakil rakyat atau pemimpin? Sudah terbukti atau belum?” ujarnya tajam.

Baca Juga: Kecelakaan di Karangasem Melonjak, Kapolres Soroti Pengemudi di Bawah Umur

Ia juga menambahkan bahwa dalam dunia politik, ada dua tipe tokoh: yang membangun dengan kerja nyata, dan yang membangun nama dengan menjatuhkan pihak lain.

“Ada yang membangun citra dengan cara beretika dan membantu masyarakat. Tapi ada juga yang sengaja cari perhatian dengan menghina, menyalahkan, dan merendahkan orang lain. Publik sekarang sudah bisa menilai mana yang benar-benar berkontribusi dan mana yang hanya berisik,” tandasnya.

Baca Juga: Disentil Soal Karya, Putu Artha Tantang Gubernur Koster Debat Soal Pengelolaan Sampah

Pernyataan Lanang ini muncul di tengah memanasnya dinamika politik lokal, di mana sejumlah pihak terus melontarkan kritik keras terhadap Gubernur Koster, termasuk menyeret urusan pribadi dan keluarga ke ruang publik.

Namun menurut Lanang, masyarakat Bali dinilai sudah cukup cerdas untuk menilai siapa yang bekerja dan siapa yang sekadar mencari sorotan.

Editor : Wiwin Meliana
#serang #lanang perbawa #koster #kritik