BALIEXPRESS.ID– Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Gede Supriatna, melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri 1 Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kamis (14/8).
Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, kunjungan ini menjadi wujud respons cepat pemerintah terhadap informasi yang berkembang di masyarakat terkait kondisi sarana pendidikan di sekolah tersebut.
Baca Juga: Bermodal Palu dan Obeng, Pria Jember Bobol Toko Variasi Elektronik di Jembrana
Supriatna menjelaskan, langkah ini diambil segera setelah menerima masukan dari warga.
“Dari masyarakat terkait dengan keberadaan SD 1 Silangjana, kami langsung respon cepat bersama staf Disdikpora Kabupaten Buleleng untuk melihat langsung kondisi yang disampaikan,” ungkapnya di lokasi.
Meski demikian, hasil peninjauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi aktual tidak sepenuhnya sama dengan gambaran yang beredar.
“Walaupun tidak semuanya seperti apa yang disampaikan atau digambarkan oleh masyarakat, tapi enggak apa, karena kami sebagai pemerintah, apapun informasinya sebisanya kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Baca Juga: Polres Jembrana Bekuk Sindikat Pencurian Kabel Tembaga di Cupel, Beraksi sejak 2024
Dari hasil pantauan, kerusakan yang menjadi perhatian publik terutama terpusat pada satu bangunan spesifik.
Bangunan tersebut ternyata bukan ruang kelas aktif, melainkan gedung lama yang telah dialihfungsikan menjadi kantin sekolah.
“Memang masih ada hal-hal yang harus kita lakukan terkait gedung atau kelas di SD 1 Silangjana. Itu memang bangunan yang sudah tidak berfungsi sebagai kelas selama ini dan difungsikan sebagai kantin,” jelasnya.
Kendati bukan bagian dari fasilitas belajar mengajar yang digunakan setiap hari, Supriatna mengakui perbaikan tetap diperlukan.
Hal ini penting untuk memastikan seluruh infrastruktur sekolah, termasuk yang mendukung kegiatan non-akademik, berada dalam kondisi aman dan layak.
Baca Juga: Made Pradhana Sila: Manager EV Bali Kembangkan Solusi ramah Lingkungan di Bali
Merespons temuan tersebut, Wabup Supriatna menegaskan bahwa Pemkab Buleleng telah menyiapkan langkah konkret.
Perbaikan infrastruktur SD Negeri 1 Silangjana akan masuk dalam program kerja yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
“Kami sudah akan programkan di tahun 2026 nanti di APBD 2026 untuk memperbaiki yang memang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Menurut Supriatna, keputusan ini mencerminkan prinsip kehati-hatian pemerintah dalam mengelola anggaran, memastikan setiap rupiah dialokasikan berdasarkan verifikasi langsung di lapangan dan skala prioritas yang jelas.
“Kami ingin setiap penanganan benar-benar berbasis data faktual, bukan sekadar asumsi,” tambahnya.
Baca Juga: Made Pradhana Sila: Manager EV Bali Kembangkan Solusi ramah Lingkungan di Bali
Kunjungan ini diharapkan menjadi contoh penanganan aspirasi publik yang transparan dan tepat sasaran. Pemerintah tidak hanya menampung keluhan, tetapi juga melakukan validasi fakta sebelum mengambil keputusan. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan kepastian bahwa setiap laporan ditindaklanjuti dengan langkah yang konkret.
Supriatna juga menekankan pentingnya peran warga dalam memberikan masukan yang jujur dan akurat.
“Informasi dari masyarakat itu penting sebagai bahan evaluasi kami. Tapi tentu saja, kami akan selalu memastikan kebenarannya di lapangan,” tuturnya. (dhi)
Editor : Wiwin Meliana