BALIEXPRESS.ID – Mantan Komisioner KPU Pusat, I Gusti Putu Artha, kembali menunjukkan konsistensinya dalam mengkritisi kebijakan pengelolaan sampah di Bali.
Kali ini, ia menggelar sesi podcast debat terbuka dengan mengundang dua sosok pro-Gubernur I Wayan Koster: Kadek Arimbawa (Lolak) dan Wayan Setiawan, penggiat media sosial yang dikenal vokal membela kebijakan Pemprov Bali.
Baca Juga: Aksi Puan Maharani Rekam Video Selfie Saat Upacara Penurunan Bendera Tuai Sorotan
Podcast dijadwalkan berlangsung pada Minggu (17/08/2025) pukul 13.30 WITA di Jeg Bali, Jalan Mahendradata, Denpasar.
Namun, dari dua narasumber yang diundang, hanya Wayan Setiawan yang hadir, sementara Kadek Arimbawa (Lolak) disebut membaca pesan undangan namun tidak memberikan konfirmasi atau balasan.
Baru sekitar 30 menit sesi berjalan, Wayan Setiawan tiba-tiba meminta izin keluar, dan tak lama kemudian dikabarkan muntah-muntah di luar studio.
Baca Juga: Teba Modern, Filosofi Tumpek Wariga di Pekarangan Rumah
Ia kemudian langsung dilarikan ke RS BaliMed, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi podcast.
Dalam unggahan media sosialnya, Putu Artha menjelaskan bahwa ia ikut menyusul ke rumah sakit karena khawatir, mengingat Wayan menyetir sendiri.
Di RS, Wayan Setiawan dipasangi alat deteksi jantung setelah mengeluhkan rasa panas di bagian belakang kepala, mual, dan nyeri dada.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi jantungnya normal.
Menurut pengakuan Wayan, kondisinya menurun karena menghentikan konsumsi obat selama tiga hari, ditambah dengan tekanan darah tinggi sejak dini hari akibat terlibat dalam sebuah kasus yang tidak disebutkan secara rinci.
Baca Juga: Sambut HUT RI, Balita Hingga Lansia Adu Ketangkasan
Setelah jeda sekitar tiga jam, podcast dilanjutkan kembali atas permintaan Wayan Setiawan sendiri.
Usai sesi berakhir, Putu Artha menyampaikan nasihat kepada Wayan agar "nyepi medsos" selama sepekan, demi menjaga kestabilan pikiran dan kondisi emosional.
Aksi tersebut mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengapresiasi sikap Putu Artha dan Wayan Setiawan karena tetap menjaga nilai-nilai persahabatan meski berbeda pandangan.
"Semoga cepat sembuh. Beraktivitas tetap saling mengingatkan untuk jaga Kesehatan,” tulis akun @Gede Pasek Suardika.
“Kesatrya sejati, begitulah seharusnya bahwa yang diadu adalah gagasan, ide dan pemahaman sementara kita tetap menempatkan lawan debat sebagai sahabat sejati tanpa dibumbui kutukan kutukan apapun murni persahabatan dan saling mendoakan,” tulis akun @Ignasa Rahponk AI.
Editor : Wiwin Meliana