BALIEXPRESS.ID - Nasib apes dialami seorang pemuda bernama Sebastian Jeri Ate, 23,saat berkunjung ke Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, pada Senin (18/8) pukul 16.30 WITA.
Dirinya terseret arus Pantai Berawa. Bahkan, pengunjung tersebut menghilang dan belum ditemukan.
Menurut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya, insiden itu terjadi ketika korban mandi di pantai bersama dua orang rekannya.
Tiba-tiba, korban menghilang diduga karena terseret arus.
"Kuat dugaan korban terseret arus dan tak kuat berenang kembali ke bibir pantai," tutur Sidakarya, Selasa (19/8).
Informasi kejadian itu diterima oleh Basarnas Bali pada pukul 18.40 Wita dari Polairud Polres Badung.
Maka, pihaknya langsung mengerahkan sebanyak empat orang personel.
Setibanya di lokasi, Basarnas Bali berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya guna mencari pemuda asal Kalimbu Ngape, Sumba Barat Daya, NTT, tersebut.
Petugas melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai.
Namun, kondisi yang gelap menyulitkan upaya petugas.
"Kami kesulitan dengan pencahayaan terbatas, hingga jarak pandang ke arah laut pun terbatas," tandasnya.
Namun, upaya pencarian hingga pukul 21.00 WITA, belum membuahkan hasil.
Sehingga, operasi SAR akan dilanjutkan keesokan harinya.
Tim SAR akan menabah personel dan pergerakan di seputaran perairan Pantai Berawa. (*)
Editor : I Gede Paramasutha