Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Program Makan Bergizi Gratis di Bangli Masih Terbatas, Kintamani Belum Kebagian

I Made Mertawan • Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:05 WIB
Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar menghadiri peluncuran program Makan Berizi Gratis (MBG) di SDN 5 Kawan, Selasa (19/8/2025).
Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar menghadiri peluncuran program Makan Berizi Gratis (MBG) di SDN 5 Kawan, Selasa (19/8/2025).

BALIEXPRESS.ID– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Bangli, Bali, belum merata.

Beberapa sekolah memang sudah tersentuh program ini, namun Kecamatan Kintamani sama sekali belum mendapat bagian.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, Selasa (19/8/2025).

Diar menjelaskan, sejauh ini MBG baru berjalan di dua kecamatan. Kecamatan Tembuku menjadi yang pertama meluncurkan, disusul Kecamatan Bangli.

Sementara Kecamatan Susut masih menunggu jadwal pelaksanaan.

“Di Kecamatan Kintamani belum berjalan, sama sekali,” tegasnya usai menghadiri penyerahan simbolis MBG di SDN 5 Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli.

Menurut Diar, pelaksanaan MBG di Kintamani belum bisa dipastikan waktunya karena merupakan program pemerintah pusat.

Meski demikian, Pemkab Bangli mendukung penuh MBG sebagai program strategis nasional.

“Kami sangat berharap segara merata di semua sekolah di Kabupaten Bangli mendapat manfaat dari BMG ini,” ujar wabup asal Desa Belantih, Kecamatan Kintamani ini.

Meski cakupannya masih terbatas, Diar mengapresiasi kualitas menu yang disajikan.

Di SDN 5 Kawan, misalnya, siswa mendapat makanan lengkap berupa nasi, lauk pauk, dan buah.

Untuk keberlanjutan program ini, ia mengajak semua pihak mengawal pelaksanaannya.

“Jangan sampai pemerintah pusat sudah menyiapkan dengan baik, tetapi di tingkat pelaksanaannya justru menimbulkan masalah. Itu yang tidak kami inginkan,” jelasnya.

Kepala SDN 5 Kawan, Luh Putu Manika Hermayuni, turut mengapresiasi program MBG.

Setelah peluncuran program ini, sebagian besar siswa yang biasanya membawa bekal dari rumah kini tidak lagi, bahkan siswa yang jarang membawa bekal bisa lebih hemat ongkos jajan.

Ia juga menilai menu yang diberikan cukup lengkap dan porsinya disesuaikan dengan tingkatan kelas.

“Siswa kelas IV, V, dan VI mendapat porsi lebih banyak,” ungkap Hermayuni.

Hal senada disampaikan siswa SDN 5 Kawan, I Gusti Ayu Devina Surya Maharani.

Ia mengaku senang mendapat makanan bergizi gratis karena bisa lebih hemat dan tetap kenyang meski tidak membawa bekal dari rumah. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Kintamani #Makan Bergizi Gratis #bangli #Mbg