BALIEXPRESS.ID – Meski keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg marak di berbagai wilayah Denpasar, hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tim Pengawasan Terpadu Satgas LPG 3 Kg Provinsi Bali menunjukkan kondisi sebaliknya.
Baca Juga: Resmi Gabung Bali United, Jordy Bruijn Bongkar Alasan Tinggalkan Eropa
Mayoritas pangkalan yang disidak pada Selasa (19/8) justru terpantau masih memiliki stok dan menjalankan operasional sesuai ketentuan.
Sidak ini dipimpin oleh Pengawas Perdagangan Ahli Madya, Ni Luh Putu Suratini, dan melibatkan unsur Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, bersama perwakilan Pertamina.
Kegiatan ini menyasar sejumlah pangkalan LPG 3 kg di kawasan Renon, Sanur, Sesetan, dan Padangsambian.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kesulitan mendapatkan LPG 3 kg serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di lapangan,” jelas Ni Luh Putu Suratini di sela-sela sidak dikutip dari rilis tertulis.
Baca Juga: Penyebab Dua Pria Tewas dalam Apartemen Mewah di Denpasar, Diduga Tenggak Racun Tikus
Dari tujuh pangkalan yang diperiksa, enam di antaranya dinyatakan telah menjalankan usaha sesuai dengan aturan dan memiliki stok LPG 3 kg yang cukup.
Namun, satu pangkalan ditemukan melanggar ketentuan, yakni tidak memasang papan pangkalan di lokasi yang mudah terlihat serta menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Penyebabnya karena pangkalan tersebut mendapatkan pasokan dari agen dengan harga di atas HET. Ini tentu akan kami tindaklanjuti lebih lanjut,” ujar Ni Luh.
Tim satgas juga memastikan bahwa pasokan LPG dari agen ke pangkalan berjalan normal, tanpa pengurangan kuota. Beberapa pangkalan bahkan tercatat masih memiliki stok yang belum terdistribusi.
Baca Juga: GEGER! Dua Pria Ditemukan Tewas dalam Apartemen Mewah di Denpasar, Mulut Berbusa, Pelipis Terluka
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Disperindag Provinsi Bali, Ida Ayu Putriani, menegaskan bahwa masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg hanya di pangkalan resmi yang berada dekat tempat tinggal mereka.
“Kami ingin memastikan LPG 3 kg disalurkan tepat sasaran. Karena itu, kami juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di pangkalan resmi dan tidak tergiur membeli dari pengecer dengan harga tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager IV Pertamina Patra Niaga Bali, Zico Aldillah, yang turut serta dalam sidak, menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pangkalan yang melakukan pelanggaran berat.
“Jika masih ditemukan pelanggaran yang tidak ditindaklanjuti, kami akan merekomendasikan pencabutan hak usaha (PHU) pangkalan tersebut,” tegas Zico.
Editor : Wiwin Meliana