Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Prajapati di Nusa Penida Direstorasi Mandiri Jelang Karya Besar

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:58 WIB
Pura Prajapati yang memiliki arsitektur khas menyerupai candi Jawa kini tengah direstorasi secara mandiri oleh Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Pura Prajapati yang memiliki arsitektur khas menyerupai candi Jawa kini tengah direstorasi secara mandiri oleh Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

BALIEXPRESS.ID – Pura Prajapati yang memiliki arsitektur khas menyerupai candi Jawa kini tengah direstorasi secara mandiri oleh Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Proses perbaikan ini dikebut mengingat akan digelarnya upacara karya besar pada Januari 2026 mendatang, yang disebut menjadi upacara terbesar dalam 40 tahun terakhir di desa adat setempat.


Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul, I Dewa Ketut Anom Astika, mengungkapkan bahwa keputusan melakukan restorasi secara mandiri diambil karena keterbatasan dukungan anggaran dari pihak terkait. Meski demikian, pihaknya berkomitmen menjaga warisan leluhur agar tetap lestari.


“Kami sempat menunggu tindak lanjut terkait status cagar budaya, bahkan dua kali dilakukan pengecekan ke pura ini. Namun karena alasan defisit anggaran atau faktor lain, kami putuskan untuk jalan sendiri. Ini adalah warisan leluhur yang harus dirawat demi generasi berikutnya,” ujar Dewa Anom Astika, Kamis (21/8/2025).


Dana restorasi dikumpulkan secara swadaya dari masyarakat, dengan dukungan LPD dan BUPDA. Proses pengerjaan melibatkan undagi (arsitek tradisional) yang memiliki keahlian di bidang restorasi, meski sempat sulit menemukan tenaga ahli yang sesuai. Targetnya, pekerjaan rampung dalam waktu kurang dari tiga bulan.


Pura Prajapati yang merupakan satu-satunya pelinggih dengan ciri khas candi di Bali ini memiliki tinggi sekitar 10 meter. Rencananya, pondasi akan dinaikkan agar arca terlihat lebih jelas dari jalan raya.

“Dari sisi estetika, kami ingin pura ini tampil maksimal sehingga bisa menjadi kebanggaan sekaligus sejarah hidup untuk generasi mendatang,” tambah Dewa Anom Astika. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#restorasi #batununggul #pura prajapati #warisan #Pura Dalem #leluhur