Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Megawati 'Kepincut' Laklak Kelor di Bulfest, Ingatkan Produk Buleleng Harus Dipatenkan

Dian Suryantini • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 23:55 WIB
BERKUNJUNG : Megawati sedang melihat pameran seni lukis dan topeng di Rumah Jabatan Bupati Buleleng yang diselenggarakan serangkaian Bulfest 2025.
BERKUNJUNG : Megawati sedang melihat pameran seni lukis dan topeng di Rumah Jabatan Bupati Buleleng yang diselenggarakan serangkaian Bulfest 2025.

BALIEXPRESS.ID – Suasana Buleleng Festival (Bulfest) 2025 pada hari terakhir, Sabtu (23/8/2025) tiba-tiba jadi lebih semarak.

Bukan semata karena dentuman musik atau riuhnya pengunjung yang memadati stan UMKM, melainkan karena hadirnya sosok Megawati Soekarnoputri.

 

Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI itu tiba-tiba muncul di area pameran, menyusuri deretan stan kerajinan, makanan, hingga kuliner tradisional. Kedatangannya sebenarnya bukanlah agenda besar yang penuh protokoler. Justru sebaliknya, Megawati datang dengan suasana santai, seolah-olah ingin benar-benar “ngubeng” festival rakyat ini.

 

“Beliau kami undang kemarin sore, kebetulan juga bertemu di Bedugul. Begitu kami sampaikan soal Bulfest, yang ada pameran UMKM dan kerajinan, beliau langsung tertarik,” kata Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna.

 Baca Juga: Polisi Beber Fakta-Fakta Penyebab Kematian Pimpinan Bank yang Diculik di Jakarta

Benar saja, begitu tiba, Megawati terlihat sangat serius memperhatikan hasil-hasil kerajinan khas Buleleng. Ada anyaman bambu, tenun, hingga kerajinan kriya. Mega juga menyempatkan diri menelusuri setiap ruang pameran topeng dan lukisan.

 

Ia berada cukup lama dalam ruang pameran. Lukisan-lukisan serta topeng-topeng yang dipajang disaksikan dengan seksama. Tidak hanya memuji, ia juga memberi catatan penting. Menurutnya, produk-produk Buleleng harus segera didorong untuk dipatenkan melalui HAKi (Hak Kekayaan Intelektual).

 Baca Juga: BCA Expo Bali 2025 Kembali Digelar, Catat Promo dan Bunga Spesial

“Ini penting sekali ke depan, supaya produk asli Buleleng tidak diklaim pihak lain. Baik kriya, makanan, maupun lukisan—semuanya harus punya identitas yang jelas,” terang Supriatna menyampaikan pesan Megawati.

 

Ya, petinggi partai PDIP itu enggan berkomentar. Begitu usai menikmati pameran seni, ia langsung bertolak ke Bedugul. Kendati demikian, ia meminta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng agar segera memetakan produk-produk yang layak dipatenkan. “Kalau tidak sekarang, nanti keburu diklaim orang,” begitu pesannya.

 

Namun, bukan Megawati namanya kalau hanya bicara soal paten. Ia juga terkenal punya selera khas pada produk lokal, terutama kuliner nusantara. Di stan kuliner Bulfest, ia tiba-tiba kepincut dengan hidangan sederhana seperti laklak kelor dan sayur kelor buatan ibu-ibu PKK. Dengan wajah penasaran, ia bahkan sampai meminta resep masakannya.

 Baca Juga: Penembak Brimob di Papua Ditangkap! Peran Mengejutkan di Balik Video Aksi Brutal OPM Terbongkar

“Beliau memang pecinta produk dalam negeri. Tidak hanya tenun, tapi juga makanan lokal. Tadi sampai bertanya tentang resep laklak kelor, katanya menarik sekali,” ujar Supriatna sambil tertawa kecil.

 

Sikap antusias Megawati itu tentu membuat suasana Bulfest makin hangat. Bayangkan saja, seorang mantan presiden, berdiri di tengah keramaian, serius menanyakan bahan-bahan laklak kelor, sambil sesekali tersenyum kepada pengunjung yang kaget melihatnya begitu santai.

 Baca Juga: Muncul Desakan Bubarkan DPR, Ahmad Sahroni: Itu Mental Orang Tolol

Kedatangannya memang tidak disertai agenda politik atau pertemuan kader. Tidak ada panggung besar, tidak ada orasi. Semuanya berlangsung sederhana, sekadar menyapa, melihat, dan menikmati.

 

“Tidak ada rangkaian kegiatan lain, khusus berkunjung ke Bulfest saja. Kami hanya ngobrol-ngobrol santai,” ungkap Supriatna. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#kelor #laklak #buleleng festival #megawati soekarnoputri #paten