Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Cekcok Antar Remaja di Bali, AWK Ancam Masukkan Pelaku ke Barak Militer

Wiwin Meliana • Kamis, 28 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Beredar video cekcok antar remaja di Bali
Beredar video cekcok antar remaja di Bali

BALIEXPRESS.ID – Jagat media sosial Bali dihebohkan dengan video viral dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja yang terjadi di wilayah Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Dalam video tersebut, tampak seorang remaja dikeroyok oleh dua pemuda hingga mengalami luka serius di bagian kepala.

Baca Juga: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Katering Jemaah Haji, Negara Berpotensi Rugi Rp300 Miliar

Kejadian ini terekam dan diunggah oleh akun Instagram @denpasarcerita, menampilkan awal mula keributan yang dipicu oleh cekcok antara ibu korban dengan dua pelaku.

Dalam video, ibu korban tampak marah dan mempertanyakan identitas serta orang tua dari dua pemuda yang berseteru dengan anaknya.

Pertikaian semakin memanas saat korban, seorang remaja laki-laki, tiba-tiba mendekati dua pemuda tersebut.

Tak lama kemudian, terjadi perkelahian yang diduga berujung pengeroyokan. Dalam foto yang juga beredar luas, kepala korban terlihat berdarah.

Tak hanya menjadi perbincangan publik, kasus ini juga mendapat tanggapan langsung dari anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna (AWK). Lewat unggahan di media sosial, AWK mengecam tindakan dua remaja pelaku, terutama karena dinilai tidak sopan terhadap seorang ibu.

Baca Juga: Pelantikan Pejabat Fungsional, ASN Klungkung Diminta Jaga Disiplin dan Integritas

“Mohon info dua anak muda yang melawan orang tua (ibu) ini. Akan dimasukkan ke Barak Militer oleh AWK. Mana sopan santun pada orang tua,” tulis AWK, Kamis (28/08/2025).

Ancaman AWK itu langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Sebagian mendukung langkah tegas tersebut, sementara sebagian lain meminta agar proses hukum tetap berjalan sesuai koridor yang berlaku.

Dalam unggahan lanjutan di akun yang sama, pihak keluarga korban, khususnya paman korban, juga menyuarakan kemarahan dan tuntutan keadilan.

“Polsek Manggis sudah saya sambangi. Pokoknya saya ingin keadilan. Saya tidak terima keponakan saya dianiaya sampai berdarah, apalagi sampai dicari ke warung. Kalau saya ada di sana, sudah putus itu kepalamu,” ujarnya dalam video.

Baca Juga: Ratusan Siswa di Bengkulu Keracunan Massal Usai Santap Menu MBG, RSUD Lebong Kewalahan

Disebutkan pula bahwa korban sempat dikejar pelaku hingga ke sebuah warung setelah insiden pemukulan terjadi.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #cekcok #barak militer #remaja #AWK