Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rumah di Melaya Terbakar saat Ditinggal Sembahyang, Damkar Jembrana Kerahkan 4 Armada

I Gde Riantory Warmadewa • Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:31 WIB

 

Petugas Damkar Jembrana berusaha memadamkan api yang menghanguskan rumah warga di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, terbakar, Kamis (28/8).
Petugas Damkar Jembrana berusaha memadamkan api yang menghanguskan rumah warga di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, terbakar, Kamis (28/8).

BALIEXPRESS.ID– Sebuah rumah milik warga di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, terbakar pada Kamis (28/8) pagi.

 Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat rumah dalam keadaan kosong.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Motor Modus COD Disergap Warga, Terungkap Sudah Beraksi di 10 TKP

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.40 Wita, ketika pemilik rumah, I Made Yasa (68), sedang melaksanakan persembahyangan di Pura Puseh.

Saksi bernama Dewa Anom melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah, lalu meminta bantuan warga lain, Kadek Muliyarta.

Baca Juga: Najwa Shihab Tanggapi Larangan Live TikTok Saat Demo: Rekaman Justru Mengawasi Aparat

 Upaya pemadaman awal dengan selang kecil tidak mampu menjinakkan api yang terus membesar.

Warga kemudian melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana. Kabid Damkar, I Kadek Rita Budhi Atmaja, membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Larang Live Streaming saat Demo Buruh, Ini Alasannya

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak dengan empat armada. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah kami tiba di lokasi,” jelasnya.

Dalam operasi pemadaman, Damkar Jembrana mengerahkan dua unit tangki, satu armada Altora, dan satu armada Hino Tembak dengan total 3.000 liter air.

Akibat kebakaran, plafon rumah, usuk kayu sepanjang tujuh meter, dua jendela, serta sejumlah perabotan persembahyangan hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.

Baca Juga: Kronologi Penganiayaan Remaja di Karangasem, Korban Sudah Minta Maaf Tapi Tetap “Digas”

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara berasal dari korsleting listrik di bagian belakang rumah,” pungkas Kadek Rita Budhi Atmaja.***

Editor : Wiwin Meliana
#melaya #sembahyang #kebakaran #rumah