BALIEXPRESS.ID– Priuk nasi Bali adalah pariwisata. Pariwisata yang berbasis budaya. Budaya Bali yang berbasis pada budaya agraris. Belakangan negeri ini dilanda demo yang mengarah anarkis. Tak terkecuali Bali. Atas kondisi ini Gubernur Bali Wayan Koster mengambil Langkah – Langkah cepat untuk mengantisipasi Gerakan demo meluas.
Apalagi indikasi besar demo kali ini memang disusupi perusuh dari luar Bali. Seratus lebih provokator sudah diamankan. Mereka memang ingin membuat Bali gaduh. Ini sangat berbahaya bagi aktivitas pariwisata Bali. Karena sekecil apapun potensi gangguan keamanan dan kenyamanan, pasti membuat wisatawan berpikir masuk Bali. Atas Gerak nyata Gubernur Bersama semua jajaran, saat ini Bali berangsur kondusif, aman dan nyaman.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Singaraja–Gilimanuk, Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Truk Mogok
“Bali dipastikan aman dan nyaman. Kondisi saat ini sudah kondusif,” jelas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.
Koster menyampaikan bahwa demonstrasi di Bali telah berahir. Karena gerakan demo yang diduga ada mengerahan massa dari luar Bali ini, berhasil dikelola dengan sangat baik. Termasuk berhasil dicegah, dikendalikan dan aktor – aktor lapangan yang ingin rusuh berhasil diamankan. Kondisi ini mampu diraih, dengan pola Kerja Gubernur Bali Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), melibatkan peran aktif Majelis Umat seperti FKUB, Majelis Desa Adat, jajaran seluh Desa Adat, Pecalang dan seluruh komponan Masyarakat Bali.
“Semua pihak memiliki visi sama yaitu menjaga Bali tetap damai. Tetap aman dan nyaman. Dan saat ini seluruh aktivitas masyarakat Bali sudah normal kembali seperti biasa. ” ujar Gubernur yang Ketua DPD PDIP Bali ini.
Baca Juga: Cemburu Buta, Pria di Buleleng Acungkan Golok ke Rival Asmara
“Bali sudah sangat aman, damai dan kondusif,” sambung mantan DPR RI tiga periode ini.
Dengan kondisi ini, lebih lanjut Koster menyampaikan para wisatawan baik wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan Nusantara (wisnu) atau wisatawan domestik yang sedang berlibur di Bali untuk tenang. Jalankan aktivitas wisata secara biasa. “Silakan berwisata, semua wisatawan yang ada di Bali tidak usah khawatir. Silakan jalankan aktivitas wisata seperti biasa,” urainya.
Selain itu, Gubernur Bali Wayan Koster juga mengundang para wisatawan dari semua negara dan wisatawan domestik untuk berkunjung ke Bali menikmati keindahan alam, keramah tamahan Masyarakat dan keberaganan serta keunikan budaya Bali. “Yang mau datang juga silakan. Jangan ragu, Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi. Kami mengundang wisatawan dari semua negara dan wisatawan domestic silakan datang ke Bali,” pungkasnya.
Seperti halnya berita sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster sigap dalam merespon aksi demo. Tengah malam langsung menerima para ojol di Gedung Wiswa Sabha. Kemudian langsung turun ke Lokasi demo pada pukul 00.00, hingga pagi Gubernur Koster terus memantau Bersama jajaran lain. Sampai akhirnya aktivitas demo berangsur bubar.
Baca Juga: Sindikat Penipuan Online Ekspedisi Cengkeh Terbongkar, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Koster juga merapatkan barisan dengan jajaran FKUB, kemudian membuat seruan tentang penolakan dan akan menindak tegas jika ada aksi demo yang berujung anarkis. Tak hanya itu, merapatkan barisan dengan Pecalang Bali. Hingga Pecalang Bali membuat pernyataan sikap, yang isinya Pecalang siap mengahadapi pendemo yang membuat rusuh di Bali.
Editor : Wiwin Meliana