BALIEXPRESS.ID-Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, melakukan kunjungan ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno yang terletak di Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, serta Anggota DPRD Provinsi Bali, Gede Kusuma.
Baca Juga: Lomba Surfing 2025 di Nusa Penida Resmi Dibuka, 72 Peselancar Siap Adu Skill
Momen kunjungan itu dibagikan Ahok melalui akun media sosial Instagram miliknya, lengkap dengan refleksi mengenai nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan yang dihidupi oleh Bung Karno.
Dalam unggahannya, Ahok membagikan dua kutipan pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang menurutnya masih sangat relevan dalam menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
"Aku bukan pencipta Pancasila. Pancasila diciptakan oleh Bangsa Indonesia sendiri. Aku hanya menggali Pancasila daripada buminya bangsa Indonesia. Pancasila terbenam di dalam bumi bangsa Indonesia 350 tahun lamanya, aku gali kembali dan aku sembahkan Pancasila ini di atas persada Bangsa Indonesia kembali".
(Pidato Bung Karno, 24 September 1955)
Baca Juga: Pasca Kalah Praperadilan, Pengacara Togar Situmorang Sang Panglima Hukum Ditahan Polda Bali
"Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!"
(Pidato Bung Karno di Surabaya, 24 September 1955)
Ahok berharap, kutipan tersebut bisa kembali menyadarkan masyarakat akan pentingnya merawat keberagaman dan menempatkan Pancasila sebagai dasar pijakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Semoga nilai-nilai Pancasila selalu ada di dalam diri kita semua, di manapun kita berada. Tuhan melindungi kita semua,” tulis Ahok menutup unggahannya dikutip pada Rabu (03/09/2025).
Baca Juga: Direktur Utama BRI Hery Gunardi Ungkap Strategi Keberhasilan Peningkatan Dana Murah
RTH Bung Karno di Sukasada bukan hanya sekadar taman kota, tetapi juga ruang publik yang mengusung nilai sejarah, menghadirkan patung Bung Karno, serta fasilitas edukatif yang mengenalkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan kepada generasi muda.
Editor : Wiwin Meliana