BALIEXPRESS.ID- Berawal dari keinginan untuk menambah uang jajan ketika pandemi Covid-19 melanda, akhirnya sepasang saudara kembar, Canda dan Cinta sukses mengambangkan bisnis pastry melalui Pororo Kitchen.
Pororo Kitchen adalah toko roti yang menjual beragam jenis pastry dan roti seperti muffin, roti sisir, pisang coklat keju, dessert box, donat kentang dan peach gum.
Seperti apa kisahnya?
Ketika diwawancarai melalui saluran telepon, Canda yang memiliki nama lengkap Bhujangga Ayu Canda Berliana Susila menceritakan jika bisnis yang ditekuninya bersama dengan saudara kembarnya ini awalnya hanya bisnis rumahan yang dirintis sejak tahun 2021 lalu.
“Awalnya kami jualan hanya by PO (planning order), karena belum ada toko, cuma home bakery saja,” jelasnya.
Namun seiring dengan trend di media sosial, pesanan yang diterima Canda dan Cinta pun bertambah,
hingga akhirnya mereka memiliki dua orang karyawan dengan jumlah order mencapai 1.500an per minggu.
Per minggu ia bisa berproduksi 500 pcs untuk satu jenis roti sisir, 1000 pcs muffin dan lain sebagainya.
Selain jenis pastry tersebut, Pororo Kitchen juga terus mengembangkan jenis produknya, seperti donat labu dan beberapa jenis pastry yang saat ini sedang trend di sosmed.
“Untuk produk, kami terus melakukan inovasi sehingga pelanggan kami tidak bosan. Karena kami ingin Pororo Kitchen bisa tetap eksis dalam melayani pelanggannya dan berkembang lebih besar,” tambahnya.
Meski saat ini sudah mampu membukukan omzet hingga Rp 20 juta per bulannya, Canda mengaku bisnis pastry yang ditekuninya ini tetap memiliki kendala.
Kendalanya tidak saja yang bersifat teknis, seperti pembatalan order dari pelanggan atau Listrik yang tiba-tiba mati ketika mengerjakan order atau hal teknis lainnya.
Namun Canda mengaku jika pihaknya juga sempat mengalami kendala permodalan.
Namun hal tersebut dikatakannya bisa teratasi karena mendapat pinjaman berbunga rendah yaitu KUR yang diberikan BRI. Dengan modal itu ia bisa memperbesar kapasitas usahanya.
Selain itu, dikatakannya pencairan KUR yang cepat tanpa ribet juga membuatnya tak perlu pusing memikirkan modal.
"Biasanya orang kan malas mengurus administrasi kalau mau cari KUR, tapi ini cepat banget. Paginya saya mengajukan, sorenya sudah cair," ungkapnya.
Sementara itu, Regional CEO BRI Region 17/ Denpasar Hery Noercahya mengatakan,
BRI selalu konsisten dalam memberikan dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dan pendampingan usaha sehingga pelaku UMKM terus berkembang dan naik kelas.
“Kisah sukses Pororo Kitchen menunjukkan bahwa akses pembiayaan yang tepat dapat membantu anak muda Indonesia mewujudkan mimpi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. BRI ingin lebih banyak lahir success story baru dari pengusaha muda binaan kami"ungkapnya.
Sebagai Informasi, BRI merupakan Bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, hingga Juli 2025,
BRI Region 17/ Denpasar berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 6,6 Triliun kepada lebih dari 561.000 debitur.
Editor : IGA Kusuma Yoni