BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Jembatan Merah, areal Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (7/9/2025) malam. Seorang pria dilaporkan mengalami luka berat akibat tertabrak sepeda motor yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Informasi di lapangan menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.40 Wita. Dimana sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi F 4681 MP yang dikendarai I Gede Agus Candrayana, 22, warga Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, menabrak seorang pejalan kaki bernama Dewa Ngakan Ketut Kicen, 50, warga Dusun Penarukan, Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban Kicen saat itu menyeberang dari arah utara ke selatan untuk buang air kecil. Namun secara bersamaan, motor yang dikendarai Agus Candrayana datang dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban.
Kasatlantas Polres Klungkung AKP Untung Laksono yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa akibat tabrakan tersebut, baik pengendara maupun pejalan kaki terjatuh dan mengalami luka-luka.
“Keduanya kemudian dilarikan ke RS Graha Bhakti Medika, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan,” tegasnya Senin (8/9/2025).
Pengendara motor mengalami luka lecet pada lutut kiri serta bengkak pada mata kiri. Sementara korban pejalan kaki mengalami luka lecet di pelipis kanan dan cidera kepala berat (CKB) hingga mengalami penurunan kesadaran. “Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp2 juta,” lanjutnya.
Video peristiwa nahas itu pun dengan cepat beredar di media sosial. Banyak netizen mengaitkan kecelakaan itu terjadi dengan aksi balap liar atau trek-trekkan alias kebut-kebutan yang sering kali ada di lokasi tersebut.
Dalam video yang diunggah akun Facebook Rajagila Bali, tak sedikit yang berharap agar kawasan itu ditutup sementara agar tak ada lagi korban jiwa.
"Tutup saja kalau begitu untuk kendaraan bermotor, dibuka hanya untuk sepeda dan pejalan kaki yg olahraga," tulis akun Putu Ardana.
Baca Juga: Makna Hari Soma Ribek: Simbol Hari Pangan, Gunakan Ilmu dengan Bijak demi Kesejahteraan
"tugas pejabat di bali yg arus tegas jgn sampae terjadi lagi bila perlu tutup sementara," tulis akun Inyoman Gumana.
Pihak kepolisian pun didorong untuk meningkatkan patroli, khususnya pada akhir pekan. Selain itu, peran Bhabinkamtibmas juga diharapkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya balapan liar di jalan umum. (*)