BALIEXPRESS.ID- Sepekan dibuka, seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Bangli masih sepi peminat.
Hingga Selasa (9/9/2025), baru satu orang yang mendaftar secara online.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKDPSDM) Bangli I Made Mahindra Putra memperkirakan, pejabat Pemkab Bangli yang memenuhi syarat kemungkinan masih menyiapkan berkas.
Menurutnya, sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi untuk bisa lolos seleksi administrasi.
Ia pun menyebut sudah ada beberapa pejabat yang mengonfirmasi niatnya untuk ikut seleksi. "Beberapa orang baru konfirmasi mau daftar," ungkap Mahindra.
Mahindra optimistis jumlah pelamar akan bertambah menjelang penutupan pendaftaran pada 17 September mendatang.
Optimisme itu tidak lepas dari banyak pejabat di lingkungan Pemkab Bangli yang secara administrasi memenuhi syarat.
Posisi seperti kepala bidang (kabid), sekretaris, kepala bagian (kabag) maupun camat sudah bisa ikut mendaftar.
Belum lagi pejabat dari luar Pemkab Bangli yang secara aturan boleh ikut seleksi terbuka ini.
"Pokoknya saat ini menduduki jabatan administrator, sudah bisa daftar. Kabid, sekretaris, kabag, camat," terang Mahindra yang juga Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel).
Untuk bisa melanjutkan proses seleksi dibutuhkan minimal empat pelamar mengisi satu jabatan.
Jika jumlahnya kurang, pendaftaran dapat diperpanjang satu kali selama sepekan.
Namun jika masih juga sepi peminat, seleksi tetap akan berjalan berapa pun jumlah pesertanya.
Seperti diketahui, terdapat lima jabatan yang dilelang kali ini, yakni Kepala Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD), Asisten III (Administrasi Umum) Setda Bangli.
Ada juga Kepala Dinas (kadis) Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan), Sekretaris DPRD Bangli serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Sementara itu, tim pansel berjumlah lima orang. Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra bertindak sebagai ketua, dengan Mahindra Putra sebagai sekretaris.
Tiga anggota lainnya yakni Prof. I Made Arya Utama dan Dr. I Wayan Wiwin dari unsur akademisi, serta tokoh masyarakat, Ketut Kayana yang juga Bendesa Madya MDA Bangli. (*)
Editor : I Made Mertawan