Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ribuan Pelanggan PDAM Bangli Terganggu Layanan Air Bersih Akibat Cuaca Ekstrem

I Made Mertawan • Rabu, 10 September 2025 | 23:31 WIB
Petugas PDAM Bangli melakukan perbaikan kerusakan saluran air di sungai wilayah Susut, Rabu (10/9/2025).
Petugas PDAM Bangli melakukan perbaikan kerusakan saluran air di sungai wilayah Susut, Rabu (10/9/2025).

BALIEXPRESS.ID Ribuan pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli tidak mendapatkan pasokan air pada Rabu (10/9/2025).

Hal ini terjadi karena pipa di sejumlah titik putus akibat diterjang banjir dan tanah longsor.

Direktur PDAM Bangli, Dewa Ratno Suparso Mesi, menegaskan bahwa timnya berupaya melakukan perbaikan secepat mungkin.

Dewa Rono-sapaan akrab Dewa Ratno Suparso Mesi menjelaskan, pelanggan yang paling terdampak berada di wilayah Kota Bangli.

Pipa transmisi di sumber air Gamongan 1 mengalami longsor sehingga sekitar 5.000 pelanggan terdampak.

Sebagai alternatif, PDAM mengoperasikan fasilitas bekap dengan pompa cadangan.

Ada juga gangguan sumber Tirta Barong yang melayani wilayah Desa Tamanbali ke selatan.

“Kami memang memiliki pompa cadangan untuk situasi seperti ini, tapi hanya untuk wilayah kota,” jelasnya.

Pompa cadangan sangat membantu karena kerusakan pipa di sumber Gamongan 1 sulit dijangkau.

Pipa berada di dasar sungai, sehingga penanganannya membutuhkan kehati-hatian. Medan yang terjal dan rawan longsor, ditambah permukaan yang licin saat hujan, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Dampak hujan ekstrem juga merusak jaringan transmisi di sumber air Galiran, wilayah Susut, yang membuat sekitar 500 pelanggan tidak mendapatkan pasokan.

Masih di Kecamatan Susut, sekitar 400 pelanggan di Desa Selat terdampak karena pipa transmisi lepas.

Di Kecamatan Tembuku, sekitar 1.800 pelanggan tidak mendapatkan air karena pipa transmisi di wilayah Desa Peninjoan terkena longsor.

Dewa Rono mengakui bahwa cuaca ekstrem kerap menimbulkan kerusakan pada pipa transmisi maupun sumber air, sebab sebagian besar sumber air berada di sungai dalam, sementara pipa transmisi melintasi aliran sungai dan jalur rawan longsor.

“Kalau hujan deras, kami terus memantau agar kerusakan bisa segera diatasi. Seperti hujan sekarang, sejak kemarin kami sudah memantau kondisi pipa,” tegas pejabat asal Lingkungan Kawan, Kelurahan Kawan ini. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#PDAM Bangli #cuaca ekstrem #tanah longsor #banjir