Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kuburan di Desa Bongan Longsor, Sejumlah Jenazah Terlihat ke Permukaan

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 10 September 2025 | 23:49 WIB
LONGSOR : Setra Bongan yang tertimpa longsor menyebabkan jenazah muncul ke permukaan akibat tanah setra tergerus longsor.
LONGSOR : Setra Bongan yang tertimpa longsor menyebabkan jenazah muncul ke permukaan akibat tanah setra tergerus longsor.

BALIEXPRESS.ID - Hujan deras yang melanda hampir seluruh provinsi Bali, termasuk di Kabupaten Tabanan sejak hari selasa (9/9/2025) lalu menyebabkan terjadi beberapa bencana, seperti banjir dan tanah longsor, termasuk kuburan (setra) di Banjar Bongan Lebah, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan mengalami longsor.


Akibat longsor ini, beberapa jenazah yang dikuburkan di lahan setra tersebut terlihat jelas. Kelian Banjar Adat Bongan Gede, Komang Suparman, membenarkan kejadian ini. Peristiwa longsornya Setra Bongan ini diperkirakan terjadi, pada Rabu (10/9) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita hingga 03.00 Wita. 


“Akibat longsornya tanah di Setra Bongan ini menyebabkan sekitar 10-15 jenazah terlihat jelas. Kemungkinan juga ada jenazah yang hanyut ke Sungai, karena di bawah setra ini terdapat Sungai Yeh Panan,” jelasnya, Rabu (10/9/2025).


Suparman menyebutkan jika kemungkinan ada jenazah yang hanyut terbawa arus Sungai Yeh Panan, pasalnya dilihat dari posisi jenazah tidak terlihat menumpuk. Untuk itu, saat ni pihaknya sudah melakukan beberapa upaya pencegahan termasuk upaya niskala.


Adapun upaya yang dilakukan oleh warga masyarakat untuk mencegah terjadinya longsor lanjutan, warga bersama aparat setempat bergotong royong menimbun jenazah yang terlihat.


"Untuk sementara, kami menutup jenazah-jenazah ini dengan tanah sehingga tidak terlihat. Untuk mencegah air masuk ke dalam lubang dan menyebabkan longsor susulan, kami tutup sementara dengan terpal," terangnya.


Longsornya kuburan ini, dikatakan Suparman, diperkirakan karena adanya air dari sawah yang berlokasi di atas kuburan.


"Kalau sungainya itu berada jauh dibawah setra. Jadi kemungkinan longsor ini karena adanya air yang berasal dari sawah. Di sebelah barat setra ini memang ada persawahan yang lokasinya lebih tinggi dari setra," tambahnya.
Masih utuhnya jenazah di setra Bongan ini, dikatakan Suparman, jika tradisi di Bongan yang tidak membakar jenazah ketika upacara pengabenan, namun jenazah langsung dikubur setelah melakukan ritual penguburan.


jenazahnya memang tidak diambil untuk dibakar. Jadi, jenazah-jenazah yang terlihat sekarang ini semuanya sudah menjalani upacara Ngaben," tambahnya.


Untuk tindakan lebih lanjut, Suparman mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Tabanan. Termasuk melakukan langkah preventif secara sekala niskala.

 


Setra Bongan ini sendiri diempon oleh empat banjar. Yaitu Banjar Adat Bongan Lebah Kelod, Banjar Adat Bongan Lebah Kaja, Banjar Adat Bongan Tengah, dan Banjar Adat Bongan Gede. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#setra #kuburan #sungai #jenazah #tabanan #longsor