BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem selama dua hari terakhir menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah ruas jalan.
Sedikitnya enam titik dilaporkan mengalami kerusakan bervariasi, mulai dari jalan jebol, longsor, hingga permukaan aspal yang mengelupas.
Kerusakan ini berdampak langsung terhadap kelancaran lalu lintas. Beberapa ruas bahkan tidak dapat dilalui kendaraan karena tertutup material longsoran atau rusak total akibat terjangan air.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Karangasem, I Wayan Surata Jaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan petugas ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat. “Untuk tahap awal, kami lakukan pembersihan secara manual agar arus lalu lintas bisa kembali normal,” ujar Surata Jaya, Selasa (10/9/2025).
Meski demikian, beberapa titik belum dapat ditangani karena membutuhkan alat berat. Selain itu, terdapat kerusakan yang memerlukan koordinasi dengan pihak PLN, lantaran robohnya tiang dan kabel listrik yang membahayakan pengguna jalan.
Disinggung mengenai ruas jalan Selat-Muncan, pihaknya menyebut kerusakan itu bukan terjadi karena hujan deras kemarin. Hal itu dikatakan sudah terjadi sekitar satu bulan lalu. "Itu jalan provinsi. Bapak Bupati dan PU Provinsi Bali juga sudah dapat mengecek terkait penanganan selanjutnya," tambahnya.
Dinas PUPR Karangasem saat ini tengah melakukan pendataan dan inventarisasi seluruh kerusakan guna menyusun estimasi anggaran perbaikan. Surata Jaya berharap tidak ada lagi kerusakan lanjutan yang memperparah kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana