Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dampak Bencana di Tabanan Meluas: 66 Titik Rusak, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

IGA Kusuma Yoni • Senin, 15 September 2025 | 14:13 WIB

Ada 66 titik bencana di Kabupaten Tabanan, total kerugian Rp 3 miliar.
Ada 66 titik bencana di Kabupaten Tabanan, total kerugian Rp 3 miliar.

BALIEXPRESS.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Tabanan, I Gede Susila, menyebutkan berdasarkan pendataan di lapangan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, total titik kerusakan yang terjadi di Tabanan akibat bencana yang terjadi pada pada Rabu (10/9) bertambah menjadi 66 titik.

Baca Juga: Pertahankan Tradisi, Sasuhunan Barong di Sayan Berbahan 43 Ribu Bulu Burung Kokokan

“Iya data sebelumnya adalah 33 titik bencana, namun setelah ada pendataan lanjutan yang dilakukan oleh tim dari BPBD Tabanan, total titik kerusakan yang disebabkan oleh bencana 10 September lalu bertambah menjadi 66 titik,” jelasnya Minggu (14/9).

Adapun total kerusakan yang terjadi ini disebutkan Sekda Susila disebabkan oleh bencana banjir atau longsor.

 Sedangkan, jumlah kerugian yang ditimbulkan di seluruh titik tersebut diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Baca Juga: Tanggap Bencana Hidrometeorologi, Gianyar Tetapkan Status Siaga Darurat

Untuk bantuan terhadap bencana ini, Susila menyebutkan jika atas saran Bupati Tabanan, Pemkab Tabanan akan menggunakan dana belanja tak terduga (BTT) baik di tingkat Kabupaten, Provinsi hingga ke tingkat pusat.

“Untuk pembiayaannya nanti akan diambilkan dari BTT, data bencana ini sudah dilaporkan ke BPBD Provinsi dan juga sudah kami laporkan ke tingkat pusat, jadi nanti Bapak Bupati akan mengupayakan pemberian bantuan segera,” lanjutnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kalaksa BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada Giri, ketika dikonfirmasi membenarkan jika titik bencana yang terjadi di Kabupaten Tabanan mengalami penambahan jika dibandingkan data sebelumnya.

“Sampai saat ini ada sebanyak ada 66 titik kerusakan akibat bencana yang lalu. Namun data ini masih dinamis sifatnya karena kemungkinan masih bisa bertambah lagi,” jelasnya

Sementra itu, terkait bantuan untuk kerugian yang disebabkan kerusakan oleh bencana itu akan diupayakan melalui BTT yang bersifat stimulan.

Baca Juga: Gubernur Koster Tegaskan, Korban Meninggal Dapat Santunan Rp 45 Juta

 Untuk itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk melakukan penanggulangan pasca bencana, termasuk dalam urusan bantuan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah atau Bakeuda terkait BTT. Sejauh ini, bantuan yang diarahkan untuk bencana pada Rabu (10/9) diupayakan agar bisa ditutupi melalui BTT di tingkat kabupaten.

Termasuk juga untuk bantuan bencana yang sempat terjadi pada Juli dan Agustus 2025 lalu yang nilai kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar yang sudah diajukan ke Bupati untuk mendapatkan persetujuan usai melalui tahap verifikasi.

“Kalau Rp 1,2 miliar ini disetujui, otomatis sisa BTT yang ada sekitar Rp 3 miliar akan berkurang lagi menjadi Rp 1,8 miliar,” ungkapnya. (gek)

 

Editor : Wiwin Meliana
#bencana #kerusakan #tabanan