BALIEXPRESS.ID - Suasana sebuah kos di Jalan Glogor Carik Gang Lely, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, mendadak mencekam pada Senin (15/9) pukul 20.54 WITA. Pasalnya, terjadi aksi penebasan menggunakan parang.
Penebasan itu membuat seorang penghuni kos di Glogor Carik Denpasar berinisial NAR terkapar bersimbah darah karena mengalami sejumlah luka serius.
"Keduanya diduga sesama pengamen, penebasan ini terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di tempat kejadian perkara (TKP)," beber sumber petugas, Selasa (16/9).
Dati rekaman CCTV terlihat, awalnya NAR dan pelaku keluar dari kamar yang sama. Pelaku mengenakan baju hitam, sementara korban berbaju putih.
Terdengar sekilas ucapan kasar dan bernada tinggi "anj*ng", sehingga diduga sudah ada perselisihan.
Saat itu pula itu ada penghuni kos lainnya yang melihat mereka. Pelaku sempat menyentuh sepeda motornya, lalu kembali masuk ke kamar.
Tak disangka, ternyata pria itu keluar dengan membawa sebuah parang. Senjata tersebut dipakai untuk menyerang area bagian belakang korban.
"Punggung, leher, serta kepala belakang korban disabet dengan sajam berulang kali," tambah sumber itu.
Pria yang diserang itu terus berteriak sampai penghuni yang lainnya juga keluar untuk melihat.
Akibat kejadian, pria asal Palembang itu mengalami luka-luka serius dan terkapar bersimbah darah.
Setelah melancarkan aksinya, pria berbaju hitam lantas mengambil sepeda motor dan pergi dari lokasi.
Belum diketahui apa motif dari aksi itu. Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga membenarkan adanya penebasan.
Ia mengungkapkan, pelaku merupakan teman sekamar korban di kos itu.
Disinggung mengenai identitas pelaku dan apakah sudah diamankan, ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Masih lidik pelakunya, teman satu kamar," kata dia.
Adapun korban dilarikan ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar agar mendapatkan perawatan intensif. (*)
Editor : I Gede Paramasutha