Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemprov Bali Cabut Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Bantuan dan Pemulihan Tetap Jalan

I Made Mertawan • Kamis, 18 September 2025 | 15:00 WIB

 

Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana saat diwawancara terkait bantuan bagi korban banjir besar di Bali, Denpasar, Senin (15/9/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana saat diwawancara terkait bantuan bagi korban banjir besar di Bali, Denpasar, Senin (15/9/2025).

BALIEXPRESS.ID- Pemprov Bali mencabut status tanggap darurat bencana setelah beberapa hari sebelumnya hujan lebat memicu banjir di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, menyatakan pencabutan ini diambil setelah Gubernur Bali Wayan Koster menilai kondisi lapangan sudah membaik sehingga tidak perlu memperpanjang masa tanggap darurat.

Teja menegaskan bahwa pencabutan status tanggap darurat berlaku mulai pada Kamis (17/9/2025).

“Melihat situasi terkini yang semakin landai, eskalasi penanganan darurat menurun, dan hasil asesmen tim penanggulangan bencana mendukung, Gubernur memutuskan masa tanggap darurat resmi berakhir,” ujarnya.

Meski begitu, penghentian status tanggap darurat tidak berarti penanganan bencana dihentikan.

Pemprov Bali menegaskan bantuan bagi masyarakat terdampak, perbaikan rumah, pemulihan fasilitas umum, dan infrastruktur akan tetap dilakukan secara berkelanjutan.

Upaya ini melibatkan koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, pemerintah pusat, serta dukungan masyarakat dan pihak swasta.

BPBD Bali juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di masa mendatang.

Masyarakat diharapkan melakukan langkah-langkah mitigasi risiko di lingkungan masing-masing.

Dengan pencabutan status tanggap darurat, fokus kini beralih pada proses pemulihan, sekaligus persiapan menghadapi kemungkinan bencana yang bisa terjadi kembali di wilayah Bali.

Selama sepekan tanggap darurat, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 18 jenazah korban banjir besar di Denpasar, Jembrana, dan Gianyar. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #status tanggap darurat bencana #koster #banjir