BALIEXPRESS.ID- Lagi dan lagi, aksi ulah pati (meng*khiri hidup) terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung. Insiden itu membuat gempar masyarakat sekitar pada Kamis (25/9) pagi.
Baca Juga: Jenazah WNA Australia Dipulangkan Tanpa Jantung, Keluarga Tuntut Keadilan
Informasi yang dihimpun, korban merupakan seorang pemuda berinisial PM, 24. Padahal, pemerintah tengah berupaya memasang railing yang menjulang tinggi di sepanjang sisi jembatan, guna mencegah tindakan serupa yang sebelumnya marak terjadi di tempat itu.
Namun, diduga korban melancarkan aksinya di celah jembatan yang belum terpasangi pagar bermaterial baja itu.
Baca Juga: Polres Tabanan Tangkap 10 Tersangka Narkoba dalam Sebulan, Tiga Residivis Baru Bebas
Tragedi ini awalnya diketahui setelah warga mencurigai adanya motor Yamaha Nmax warna hitam Nopol DK 3*17 FDU, yang terparkir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Sejak subuh motor tersebut terparkir di sana tetapi, orangnya tidak ada, sehingga warga curiga, mengingat kejadian-kejadian juga seperti itu," beber sumber. Setelah dicari-cari, ternyata ada tubuh korban di bawah.
Baca Juga: Wabup Alit Sucipta Hadiri Karya Merajan Gede Pratisentana Penyarikan Dalem Kedonganan
Sehingga, diyakini pemuda ini ulah pati dengan terjun dari jembatan tertinggi di Bali ini. Aparat desa dan kepolisian yang menerima informasi peristiwa itu pun telah mendatangi lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap pemuda yang disebut-sebut beralamat di Angantaka dan asli Karangasem itu sedang diupayakan. "Aparat saat ini sudah dapat menjangkau jenazah," tambahnya.
Baca Juga: RSUP Prof. Ngoerah Bantah Isu Pencurian Jantung WNA Australia, Tegaskan Semua Prosedur Sesuai SOP
Masyarakat yang penasaran pun ramai-ramai datang, dan ada pula yang melakukan siaran langsung, sehingga tragedi itu menjadi viral di media sosial.
Dikonfirmasi mengenai kasus ulah pati dan identitas korban tersebut, Kapolsek Petang AKP Nyoman Arnaya pun membenarkan. "Ya benar, kami masih di TKP," tandasnya singkat. (ges)
Editor : Wiwin Meliana