Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

‘Utopia' Peter Rhian Guncang Ubud, Karakter Redmiller Berambut Merah Ajak Publik Introspeksi

I Wayan Ananda Mustika Putra • Jumat, 26 September 2025 | 18:10 WIB

Museum Puri Lukisan Ubud dan G3N Project secara resmi membuka pameran tunggal yang sangat dinantikan dari seniman kontemporer Peter Rhian Gunawan pada Kamis (26/9) .
Museum Puri Lukisan Ubud dan G3N Project secara resmi membuka pameran tunggal yang sangat dinantikan dari seniman kontemporer Peter Rhian Gunawan pada Kamis (26/9) .

BALIEXPRESS.ID— Museum Puri Lukisan Ubud dan G3N Project secara resmi membuka pameran tunggal yang sangat dinantikan dari seniman kontemporer Peter Rhian Gunawan (dikenal juga sebagai Redmiller Blood), bertajuk 'Utopia' pada Kamis (26/9) .

 Baca Juga: Bangga! Perwira Polri Eks Coverboy Berdarah Bali Ini Sukses Tamatkan Pendidikan di FBI National Academy

Pameran yang memukau ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata, Giring Ganesha Djumaryo, pada Kamis sore (25/9), dan siap menyambut publik untuk menyelami dunia introspektif Peter Rhian hingga 15 Oktober 2025.

Giring Djumaryo memberikan apresiasi tinggi, memuji Peter Rhian tidak hanya sebagai seniman produktif, tetapi juga sebagai pendidik yang konsisten menanamkan nilai-nilai budaya. “Bagi Peter Rhian, seni adalah tanggung jawab kolektif untuk menghidupkan kebudayaan sebagai identitas utama bangsa, bukan sekadar hiasan,” tegas Giring.

'Utopia' menampilkan 23 karya yang berpusat pada ikon ciptaannya: Redmiller. Sosok polos berambut merah dengan mata yang terancam ini dikenal meneteskan air mata berwarna pelangi, yang secara visual mewakili emosi tersembunyi manusia dan pergolakan batin.

 Baca Juga: Motor Satu-satunya Terbakar, Kakek Wayan Suendra Kini Dapat Bantuan Motor Pengganti

Peter Rhian menjelaskan bahwa karakter Redmiller adalah hasil riset selama enam tahun. Ia lahir dari ketegangan antara ekspektasi sosial dan gejolak batin. "Redmiller merepresentasikan emosi tersembunyi manusia melalui simbol-simbol visual yang dekat dengan budaya pop, mainan, hingga seni kartun,” ujar seniman kelahiran Bandung (1981) yang kini juga aktif mengajar di Universitas Kristen Maranatha.

Melalui gaya visual unik yang menembus batas medium dan dipengaruhi oleh seni pop, Peter Rhian mengajak pengunjung masuk ke sebuah dunia introspektif penuh warna. Ini adalah ruang di mana tawa, air mata, serta identitas berpadu menjadi ekspresi yang lebih jujur dan otentik.

Pameran ini bukanlah sekadar suguhan visual. Menurut Sundea, penulis katalog pameran, karya-karya Peter Rhian menampilkan 'Utopia' sebagai sebuah ironi. Redmiller, sang tokoh mungil representasi otentisitas dan kerapuhan, berfungsi sebagai cermin.

 Baca Juga: Gegara Ambil HP yang Jatuh di Jalan, Pria Paruh Baya di Denpasar Ditangkap Polisi

“Utopia bukan tentang menciptakan surga di dunia, melainkan mewaspadai neraka yang dapat kita buat sendiri,” tulis Sundea. Pameran ini berfungsi sebagai pengingat untuk terus memeriksa, memperbaiki, memaknai, dan tidak begitu saja menerima 'yang tersedia' sebagai 'yang seharusnya'.

Pameran 'Utopia' mendapat sambutan hangat. Penglingsir Puri Agung Ubud, Tjokorda Gde Putra Sukawati, menilai karya Peter Rhian memiliki kekuatan visual sekaligus pesan yang mendalam. “Detail, warna, dan komposisi yang ia gunakan berhasil membangkitkan rasa kagum sekaligus mengajak penonton merenung. Karyanya terasa hidup dan mampu menghadirkan emosi,” ungkapnya.

GM G3N Project, Andry Ismaya Permadi, menyebut kolaborasi ini adalah yang kelima bagi Peter Rhian dengan G3N Project, setelah sukses tampil di Jakarta dan Bandung. Dalam kurun 2020–2025, Peter Rhian telah berpameran tunggal maupun bersama sekitar 40 kali di berbagai belahan dunia, termasuk Hong Kong, Amerika Serikat, dan Spanyol.

 Baca Juga: Gempa 5,7 SR Terasa Hingga Buleleng, BPBD Sempat Gelar Simulasi Tsunami di Pengastulan

Pameran ini diharapkan menjadi ruang dialog yang berharga antara seniman dan publik, sekaligus kontribusi segar bagi perkembangan seni rupa kontemporer di Bali dan Indonesia. Pameran 'Utopia' oleh Peter Rhian Gunawan berlangsung di Museum Puri Lukisan Ubud hingga 15 Oktober 2025. (nan)

Editor : Wiwin Meliana
#utopia #puri ubud #museum