Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bali EV Festival 2025 Dorong Gaya Hidup Hijau Demi Alam Pulau Dewata

Rika Riyanti • Minggu, 28 September 2025 | 03:05 WIB

FESTIVAL: Suasana Bali EV Fest 2025 pada malam hari yang dipadati pengunjung saat band yang menjadi idola kawula muda mulai beraksi di panggung.
FESTIVAL: Suasana Bali EV Fest 2025 pada malam hari yang dipadati pengunjung saat band yang menjadi idola kawula muda mulai beraksi di panggung.

 

 

BALIEXPRESS.ID — Bali EV Festival 2025 hadir bukan hanya untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik, melainkan juga sebagai gerakan menjaga keseimbangan alam Bali secara sekala–niskala.

Dengan mengusung tema “Drive the Future, Electrify the Moment” festival ini menjadi wadah kolaborasi yang mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

Melalui kampanye tersebut, penggunaan kendaraan listrik ditegaskan bukan semata gaya hidup modern, melainkan langkah nyata menjaga alam Bali, menekan polusi udara, dan mengurangi biaya transportasi masyarakat.
Baca Juga: Menteri LHK Soroti Tambahan 500 Ton Sampah dari Pariwisata Bali

“PLN mendukung penuh Bali EV Festival karena kendaraan listrik bukan sekadar tren atau gaya-gayaan, tetapi kampanye penting untuk masyarakat agar lebih peduli lingkungan. Menjaga alam berarti juga menjaga keseimbangan sekala–niskala. Kami percaya, transisi energi dari Bali dapat menjadi contoh nyata bagi Indonesia,” ujar Imbar Susanto, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali.

Festival ini juga dimeriahkan dengan beragam kegiatan.

Ketua Panitia Bali EV Festival 2025, Dewa Made Subagiarta, menyebut telah dilakukan roadshow ke sekolah-sekolah, lomba esai, lomba modifikasi motor listrik, hingga berbagai kegiatan kreatif lainnya.

Baca Juga: Disorot karena Program MBG, Kepala BGN Dadan Hindayana Ternyata Ahli Serangga dan Hama Pertanian

“Hari ini adalah acara puncak berupa pameran kendaraan listrik dan konser musik. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini,” katanya.

Dukungan dari kalangan muda juga terasa kuat. Alya Kusuma Dewi dari Society of Renewable Energy (SRE) Universitas Udayana mengapresiasi penyelenggaraan festival ini.

“Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, serta berterima kasih atas keterlibatan semua pihak, khususnya PLN, yang mendukung anak muda untuk terlibat dalam gerakan transisi energi,” ungkapnya.

Baca Juga: Viral Joget Bareng Biduan, Kades Tempuran Minta Maaf, Tegaskan Tak Gunakan Uang Negara

Hal senada disampaikan Ketua ADAMOLIS Bali, I Made Wicipta Adi Sukarya, yang menegaskan bahwa kendaraan listrik sudah selayaknya menjadi bagian kehidupan masyarakat Bali.

“Kendaraan listrik sudah layak menjadi kendaraan sehari-hari. Ke depan kita akan bisa melihat Bali yang lebih cerah, lebih hijau, dan udaranya lebih segar, sehingga anak cucu bisa merasakan apa yang kita rasakan hari ini bahkan lebih baik,” ucapnya.

Melalui festival ini, harapannya Bali semakin dikenal bukan hanya sebagai destinasi wisata budaya dan alam, tetapi juga sebagai pionir transisi energi bersih di Indonesia.

Baca Juga: 101 Pelajar di Kebumen Keracunan Usai Santap Soto Program MBG, Puskesmas Kewalahan

Dengan langkah kecil beralih ke kendaraan listrik, masyarakat Bali turut berkontribusi menghadirkan udara lebih bersih dan lingkungan yang tetap lestari bagi generasi mendatang.(***)

Editor : Rika Riyanti
#teknologi #bali #pln uid bali #kendaraan listrik