Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bima Nata Klarifikasi Tantangan Naik Ring, Berawal Dari Postingan Mobil, Banjir, Hingga Akhirnya

Putu Resa Kertawedangga • Minggu, 28 September 2025 | 21:11 WIB

Bima Nata
Bima Nata

BALIEXPRESS.ID - Media sosial dihebohkan dengan sebuah tantangan bertarung di atas ring dari Aan Nugros kepada Bima Nata.

Tantangan ini pun memancing emosi dari Bima yang merupakan anggota DPRD Badung.

Atas adanya kehebohan yang muncul dirinya langsung klarifikasi dari awal permasalahan hingga muncul tantangan naik ring.

Baca Juga: Aan Nugros Tanggapi Tantangan Balik Bimanata, Ngotot Minta Duel di Atas Ring: Itupun Kalau Berani

Awal mula permasalahan dari pembelian mobil yang sebenarnya bukan baru, karena sudah enam bulan lalu.

Mobil itu pun merupakan impiannya sejak lama, setelah terbeli lalu diabadikan dan di unggah melalui sosial media tanpa ada kata sindiran.

Namun sehari setelahnya terjadi banjir di Bali, postingan ini pun dinilai tidak memiliki empati.

Baca Juga: Viral di Bali! Ditantang Duel di Atas Ring, Bimanata Tantang Balik Aan Nugros

“Entah dari mana datangnya orang-orang membikin komentar, bahkan hampir 90 persen menyudutkan, seolah-olah postingan saya itu bahagia di atas penderitaan orang lain,” ujar Bima Nata dama podcast Tolet Mana.

Seiring berjalannya waktu, Bima mengaku tidak dapat mengontrol komentar dari netizen.

Bahkan ada yang menjelek-jelekkan dirinya alias tidak ada simpati terhadap bencana.

Baca Juga: Empat Perupa Perempuan Pamerkan 'Sayap yang Tak Terlihat – Rupanjali' di Gianyar

Hanya saja dirinya bima juga menyalurkan bantuan namun melalui organisasi Tanam Tuwuh.

“Waktu itu saya mengarahkan seluruh kader dari Fraksi PDIP untuk menjaga wilayahnya atau dapilnya masing-masing. Kebetulan juga di Dapil saya di Petang, ada kejadian longsor di Setra Adat Petang,” ungkap Ketua Fraksi PDIP DPRD Badung tersebut.

Dirinya pun menyatakan, bukan tidak peduli terhadap banjir dan bencana lainnya.

Melainkan harus fokus terlebih dahulu di Dapil (daerah pilih).

Selain itu ia menerangkan DPRD tidak dapat menyelesaikan langsung permasalahan.

“Apasih tupoksinya DPR, kan dia tidak bisa, menentukan program strategis anggaran dan sebagainya, tugas dari eksekutif. Paling saya minta tolong sama bupati dan wakil bupati,” paparnya.

Hingga suatu ketika, Bima Nata mendapat tantangan dari pegiat medsos yang memiliki latar belakang beladiri yakni Aan Nugros.

Tantangan itu disebutkan muncul saat ada komentar ‘nak belog’ yang dilontarkan oleh Bima.

Dirinya yang mengetahui adanya tantangan naik ring ini langsung terpancing emosi dan meminta langsung untuk ketemu.

Namun setelah komunikasi yang dilakukan, Bima mengaku permasalahan telah terselesaikan.

“Ketika ada kehormatan saya yang harus saya jaga, akan saya bela. Saat ini tidak ada kominikasi (dengan Aan Nugros) pokoknya terakhir rahayu,” ucapnya, seraya menyatakan permasalahan telah berakhir.

Bima nata pun mengaku sempat ditelpon oleh orangtuanya yaitu I Nyoman Giri Prasta.

Dirinya juga telah mengklarifikasi atas tulisannya di story media sosial.

Ia pun telah meminta maaf jika ada kesalahan yang menyinggung orang lain.

“Buat semeton penggiat sosial media, kirang langkung Ampura kalau ada perkataan yang mungkin kurang menyebabgkan. Terlepas dari emosi, dengan kesadaran tyang hanya ingin menjaga harga diri,” tulisnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Bima Nata #Naik Ring #klarifikasi #tantangan #media sosial