BALIEXPRESS.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga Kadek Ayu Febri Aryanti (19), remaja asal Desa Panji, Banjar Dinas Kelod Kauh, Singaraja, yang meninggal dunia secara tragis dalam kecelakaan di tanjakan Jembatan Panji menuju Sambangan, pada Selasa sore, 1 Oktober 2025.
Baca Juga: Amor Ing Acintya! Remaja di Buleleng Meninggal Tragis, Tergencet Pikap di Tanjakan
Kadek Ayu tewas di tempat setelah sebuah mobil pikap L300 bermuatan barang tidak kuat menanjak, terguling, dan menimpa tubuhnya yang saat itu sedang melintas untuk mengantarkan paket.
Sebelumnya, ia baru saja pulang dari tempat kerjanya.
Kondisi korban yang mengenaskan terekam dalam video evakuasi yang beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Facebook Ary Ulangun.
Baca Juga: Jorok! Jalur Lama Denpasar-Gilimanuk Wilayah Bantas Dipenuhi Sampah, Desa Adat Siap Beri Sanksi
Video tersebut memperlihatkan tubuh mungil Kadek Ayu dalam kondisi bersimbah darah, tergencet di bawah pikap yang terguling, dan membuat warganet turut bersedih serta membanjiri kolom komentar dengan ucapan duka cita.
Kadek Ayu dikenal sebagai sosok yang rajin dan bertanggung jawab. Ia merupakan anak dari Kadek Tarmika, dan menjadi tumpuan keluarga.
Baca Juga: Kapolres Tabanan Ungkap Motif Oknum Polisi Polsek Kediri Jambret Kalung Emas
Kepergiannya yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, terlebih mereka kini tengah kesulitan menanggung biaya pemakaman.
Melihat kondisi keluarga yang terbatas secara ekonomi, sejumlah warga Bali serta komunitas netizen mulai bergerak menggalang donasi untuk membantu biaya pemakaman Kadek Ayu, yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu, 2 Oktober 2025.
Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu, dapat langsung menghubungi pihak keluarga melalui WhatsApp di nomor 0859-4289-0333.
“Semoga banyak pihak yang bisa membantu mereka, jika ada yang ingin membantu biaya pemakaman kadek ayu, kalian bisa menghubungi whatsap 085942890333,” tulis akun Ary Ulangun.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan pengemudi pikap.
Editor : Wiwin Meliana