Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Hilangnya Pakyan Belog: Pedagang Lumpia Ikonik Ubud, Sang Anak Lapor Polisi

I Wayan Ananda Mustika Putra • Kamis, 2 Oktober 2025 | 14:43 WIB

 

I Wayan Budiarta alias Pakyan Belog
I Wayan Budiarta alias Pakyan Belog

BALIEXPRESS.ID– Masyarakat Ubud dikejutkan dengan kabar hilangnya sosok yang tak asing lagi I Wayan Budiarta alias Pakyan Belog, pedagang lumpia yang dikenal karena gaya unik dan teriakan lucunya saat menjajakan dagangan.

Baca Juga: Warga Bali Galang Donasi untuk Pemakaman Kadek Ayu, Remaja yang Tewas Tergencet Pikap di Buleleng

 Setelah tak kunjung pulang sejak berpamitan berjualan pada Selasa (30/9), anak Pakyan Belog, I Komang Yuliantara, akhirnya melaporkan kehilangan ayahnya ke Polres Klungkung pada Rabu (1/10) siang.

Pakyan Belog, warga Banjar Baleagung, Desa Bumbungan, Klungkung, diketahui meninggalkan rumah pada Selasa sekitar pukul 10.00 Wita.

Ia berpamitan kepada anaknya untuk berjualan lumpia ke wilayah Ubud, Gianyar, menggunakan sepeda motor Honda Genio bernopol DK 2715 NJ.

Baca Juga: Amor Ing Acintya! Remaja di Buleleng Meninggal Tragis, Tergencet Pikap di Tanjakan

Ciri-ciri terakhirnya: mengenakan baju lengan panjang hitam dan mengenakan kamen.

Namun, hingga tengah malam, pedagang ikonik ini tak kunjung kembali. Kekhawatiran keluarga memuncak lantaran Pakyan Belog tidak membawa telepon genggam, membuat keberadaannya sulit dilacak.

Sang anak, Yuliantara, sempat melakukan pencarian ke area biasa ayahnya berjualan di sekitar Pasar Seni Ubud, namun nihil.

Setelah upaya pencarian mandiri tak membuahkan hasil, laporan resmi pun dilayangkan ke SPKT Polres Klungkung pada Rabu sore.

Pakyan Belog bukan pedagang lumpia biasa. Selama puluhan tahun, ia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hiruk pikuk Ubud.

"Ia dikenal bukan hanya oleh warga lokal, tetapi juga para wisatawan karena ciri khas berteriak lucu saat menawarkan dagangannya," ujar seorang warga yang sering melihatnya.

Baca Juga: Amor Ing Acintya! Remaja di Buleleng Meninggal Tragis, Tergencet Pikap di Tanjakan

Gaya berdagang yang khas inilah yang membuat kehadirannya di Ubud selalu dinantikan.

Hilangnya Pakyan Belog pun menyisakan tanda tanya besar di kalangan pelanggan dan warga setempat.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, membenarkan bahwa laporan kehilangan tersebut masuk ke Polres Klungkung, mengingat Pakyan Belog berdomisili di wilayah tersebut.

 Meskipun demikian, pihak keluarga dan kepolisian berharap ada titik terang.

Hingga berita ini diturunkan, polisi telah memulai prosedur penanganan laporan orang hilang.

Keluarga masih berharap Pakyan Belog segera ditemukan dalam keadaan selamat.(nan)

 

Editor : Wiwin Meliana
#hilang #ubud #lumpia #lapor polisi