Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kondisi Empat Pos Satpol PP Bangli Memprihatinkan, Bangunan Rusak dan Fasilitas Kumuh

I Made Mertawan • Kamis, 2 Oktober 2025 | 16:15 WIB
Pos Pol PP di pintu masuk Kantor Bupati Bangli berisi emperan.
Pos Pol PP di pintu masuk Kantor Bupati Bangli berisi emperan.

BALIEXPRESS.ID – Kondisi empat pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangli terbilang memprihatinkan.

Keempat pos tersebut berada di pintu masuk kantor bupati, pintu keluar belakang, rumah jabatan bupati, dan rumah jabatan wakil bupati.

Selain bangunannya yang sudah rusak, fasilitas yang tersedia juga jauh dari layak.

Sekretaris Satpol PP Bangli, Gusti Ngurah Laksana, tidak menampik kondisi tersebut.

Ia menyebutkan, keempat pos merupakan bangunan lama yang tak pernah mendapat perbaikan.

Dari semuanya, pos pintu masuk Kantor Bupati Bangli menjadi yang paling parah.

Bangunan pos sering bocor, dan ukurannya sempit untuk enam personel yang berjaga setiap sif.

Untuk menyiasati keterbatasan ruang itu, personel berinisiatif menambah emperan di sisi timur pos.

Namun, Laksana mengakui solusi itu membuat tampilan pos tidak sedap dipandang, apalagi pos berada tepat di depan pintu masuk kantor bupati.

“Karena di dalam pos tidak memungkinkan, ya terpaksa dibuatkan emperan,” kata Laksana ditemui pada Rabu (1/10/2025).

Selain bangunan, fasilitas yang tersedia juga tidak representatif. Laksana mencontohkan kasur istirahat yang sudah kumuh.

“Tempat tidurnya sudah sangat tidak layak,” terang pejabat asal Lingkungan Tegal, Kelurahan Bebalang ini.

Meski demikian, menegaskan bahwa personel Satpol PP tetap berupaya menjalankan tugas sesuai wewenang dan tanggung jawab.

Mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bangli ini pun berharap pemerintah menyediakan pos yang lebih layak.

Terkait rencana perbaikan, Laksana menyebut kewenangan berada di Sekretariat Daerah (Setda).

Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, dikatakan sudah sempat meninjau kondisi pos tersebut.

“Mudah-mudahan, kalau tidak bisa masuk di APBD Perubahan 2025, bisa terealisasi tahun 2026,” harapnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#pos #bangli #satpol pp