BALIEXPRESS.ID-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sukasada–Sambangan, KM 4.900, wilayah Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 17.30 WITA.
Baca Juga: Tuai Pujian! Momen Menkeu Purbaya Santap Ayam Sambal Hijau di Warung Kaki Lima
Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang pelajar bernama Kadek Ayu Febri Aryanti (18), warga Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji.
Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat DK 5966 OR, dan melaju dari arah Desa Panji menuju Desa Sambangan.
Baca Juga: Kondisi Empat Pos Satpol PP Bangli Memprihatinkan, Bangunan Rusak dan Fasilitas Kumuh
Di depannya, sebuah mobil Mitsubishi pikap K 9042 HC yang dikemudikan Andi Cahyono (27), warga asal Jepara, Jawa Tengah, sedang melintas dengan muatan bahan mebel.
Menurut penjelasan Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat sampai di tanjakan lokasi kejadian, mobil pikap tersebut tidak kuat menanjak, sehingga mundur dan akhirnya terguling ke belakang, tepat menimpa sepeda motor yang dikendarai Kadek Ayu.
“Kendaraan pikap mundur dan terguling ke belakang hingga menimpa sepeda motor korban. Akibatnya, pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian,” jelas Iptu Yohana.
Baca Juga: Tepis Isu Cerai, Deddy Corbuzier Unggah Momen Bareng Istri, Netizen Ngaku Lega
Dalam peristiwa ini, pengemudi pikap, Andi Cahyono, selamat tanpa mengalami luka serius. Namun, penumpangnya, Alfanni Bahar Yagi Syifa Dwi Pratama (22), juga asal Jepara, mengalami luka lecet pada kaki kanan dan langsung dilarikan ke RS Karya Dharma Husada Singaraja untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas dari Polsek Sukasada dan Unit Laka Satlantas Polres Buleleng segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Kendaraan pikap yang terlibat juga telah disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Iptu Yohana mengimbau seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur menanjak dan rawan kecelakaan. Ia juga menekankan pentingnya memeriksa kondisi rem dan mesin kendaraan sebelum digunakan.
Baca Juga: Anggaran Pusat ke Jembrana Dipangkas Rp99,4 M, Pemkab Tegaskan Tak Naik Pajak
“Kami harap masyarakat lebih berhati-hati. Pastikan kondisi rem dan mesin dalam keadaan baik, agar kejadian serupa tidak terulang. Jangan hanya mengandalkan Google Maps tanpa mempertimbangkan kondisi jalan,” tambahnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga korban yang kehilangan putri tercinta secara tragis. Warganet dan warga setempat pun ramai menyampaikan belasungkawa di media sosial.
Editor : Wiwin Meliana