BALIEXPRESS.ID – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video memilukan yang memperlihatkan seekor induk anjing tergeletak tak bernyawa, diduga ditembak oleh sejumlah petugas di kawasan wisata Amed, Karangasem, Bali.
Baca Juga: MIRIS! Induk Anjing Ditembak oleh Petugas di Depan Resort Bali, Tuai Kecaman Netizen
Dalam video yang dibagikan akun @kadek_suyasa dan diunggah ulang oleh @tio_russ, terlihat jelas tubuh anjing betina berwarna hitam sudah tak bergerak. Disebutkan bahwa anjing tersebut merupakan induk dari empat anak yang masih menyusu.
Peristiwa tragis ini diduga terjadi tepat di depan sebuah resort. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pihak pengelola resort tersebut yang meminta tindakan penembakan dilakukan.
Baca Juga: Dukung Pemerintah Pusat, Pemkab Bangli Siapkan Dua Lahan di Petak dan Bangklet untuk Program MBG
Menanggapi kejadian yang memicu kemarahan publik tersebut, Anggota DPD RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III atau yang akrab disapa AWK, langsung bereaksi.
Melalui akun Instagram pribadinya, AWK menyampaikan sikap tegas dan menyatakan akan memanggil pihak-pihak terkait yang terlibat.
“AWK akan PANGGIL dan BERI SANKSI pada petugas pembunuh Anjing!!!! Ada yg tahu ini di wilayah mana? Apa benar di @arianabeachresort.id Amed Karangasem??? Atensi ini Bupati @gustiputuparwata sebelum AWK turun,” tulis AWK dalam unggahan yang dikutip Sabtu (4/10/2025).
Unggahan tersebut langsung menuai banyak reaksi dari publik, yang berharap agar ada tindakan nyata atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Profil dan Prestasi Hokky Caraka: Striker Muda Timnas Indonesia yang Terseret Skandal Chat Mesum
Resort yang diduga menjadi lokasi kejadian sontak menjadi sorotan warganet. Akun Instagram @arianabeachresort.id kini sudah tidak dapat ditemukan, diduga telah dinonaktifkan atau dihapus.
Tak hanya itu, netizen juga menyerukan aksi "review bombing" dengan memberikan ulasan bintang satu di berbagai platform ulasan daring seperti Google Maps dan TripAdvisor sebagai bentuk protes.
“Tolong bantu review bintang 1, biar tahu rasa,” tulis salah satu netizen dalam kolom komentar.
Salah satu aktivis penyayang binatang di Bali, Tio Russ, juga buka suara. Ia menyayangkan tindakan kekerasan terhadap hewan tersebut dan mempertanyakan alasan penembakan yang terjadi di kawasan wisata.
“Sedih sekali pagi-pagi melihat video seperti ini. Kejadian di depan sebuah resort di Amed, Karangasem, Bali. Katanya owner resort yg meminta penembakan ini,” tulisnya.
Tio menambahkan bahwa gesekan antara pelaku usaha pariwisata dengan anjing-anjing liar di Bali bukan hal baru, namun yang selalu menjadi korban adalah hewan-hewan tersebut.
“Ketika terjadi gesekan para pemilik bisnis pariwisata & anjing Bali, yang selalu salah & kalah adalah anjingnya.”
Baca Juga: Viral di X: Striker Muda Timnas Indonesia Hokky Caraka, Terseret Skandal Chat Mesum
Tio Russ juga menyerukan agar pemerintah tidak tinggal diam dan segera mencari solusi jangka panjang atas persoalan ini, seperti program sterilisasi masif.
“Keluarkan dana untuk steril anjing-anjing Bali. Jika tidak punya anggaran, permudah perizinan organisasi pecinta anjing untuk melakukan steril,” lanjutnya.
Seruan ini mendapat dukungan dari banyak pihak yang percaya bahwa kekerasan terhadap hewan bukanlah solusi, melainkan mencoreng citra Bali sebagai destinasi wisata yang menjunjung adat dan welas asih terhadap makhluk hidup.
Editor : Wiwin Meliana