BALIEXPRESS.ID - Popularitas pilates di Bali, terutama di kawasan Canggu, terus menunjukkan tren peningkatan.
Setiap bulan, semakin banyak studio baru bermunculan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan gaya hidup sehat yang berbasis pada kebugaran tubuh dan keseimbangan mental.
Wellness Manager BWork Bali, Ketut Gede Wirya Ananta Perdana, mengatakan bahwa Canggu kini menjadi salah satu pusat industri wellness di Bali.
“Kalau di Canggu kita bilangnya tinggi banget. Nah, setiap bulannya itu selalu ada dua sampai tiga studio yang buka,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara grand opening BPilates dan BBliss Yoga di BWork Bali Coworking Space & Café, Sabtu (4/10).
Menurutnya, minat untuk mengikuti pilates masih didominasi oleh wisatawan mancanegara atau ekspatriat yang menetap di Bali.
Namun demikian, peserta dari kalangan lokal juga mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
“Kalau yang ikut masih dominan bule. Kita lokal juga masih ada beberapa yang ikut lokalnya. Dan rata-rata yang lokal kita di sini adalah tamu-tamu kita yang repeater dan juga ada BWork member kita,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Jaden ini menjelaskan bahwa keunggulan pilates yang ditawarkan BWork terletak pada penggunaan peralatan modern serta kualitas tenaga pengajar.
Baca Juga: Tanggapi Penangkapan Hacker Bjorka, Rocky Gerung Sindir Polisi: Kenapa FUFUFAFA Nggak Bisa Diungkap?
“Kalau untuk yang pilates kita sendiri itu mesin kita full semua Meritime mesin itu dari Korea, impor langsung dari Korea semua. Terus yang bikin beda untuk pilates kita adalah teacher-nya. Jadi teacher kita tuh udah punya sertifikat,” paparnya.
Selain dukungan mesin modern, sistem kelas privat juga membuat sesi pilates di BWork lebih personal.
“Karena kita private class empat mesin reformer aja untuk customer, itu lebih private dan lebih gampang untuk kita bedain body posturnya atau pose yang benar atau juga movement yang benar seperti apa. Dan untuk di sini pilates kita tuh lebih focusing ke recovery,” tambah Jaden.
Ia menekankan, layanan pilates yang tersedia di BWork tidak hanya ditujukan bagi pemula atau kalangan tertentu, melainkan juga untuk kelompok dengan kebutuhan khusus.
Baca Juga: Profil dan Prestasi Hokky Caraka: Striker Muda Timnas Indonesia yang Terseret Skandal Chat Mesum
“Bukan cuma untuk orang yang baru pertama kali, kita juga bantu-bantu orang yang prepostnatal atau yang secara melahirkan atau sedang mengandung. Itu kita include-in semua di sini,” jelasnya.
Selain pilates, BWork juga menghadirkan BBliss Yoga Studio dengan pendekatan inklusif untuk seluruh tingkatan.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman yoga yang ramah bagi pemula sekaligus menantang bagi peserta yang sudah berpengalaman.
“Mostly kebanyakan orang itu takut ikut yoga karena mereka tidak tahu caranya. Nah, kalau untuk di sini kita lebih menyediakan gimana sih caranya supaya kayak teacher kita itu bisa buka all level untuk semua orang ikut yoga dan tahu yoga itu seperti apa dan manfaat untuk sehari-harinya itu seperti apa,” kata Jaden.
Baca Juga: Rencana Kapal Pesiar di Danau Batur Tuai Kekhawatiran, Dewan Bangli Angkat Bicara
Instruktur yoga yang ada di BBliss pun telah memiliki sertifikasi internasional.
“Instruktur kita campur ada yang bule, ada yang lokal. Tapi untuk instruktur sendiri kita semuanya itu sudah certified YTT. Ada yang 200 jam, ada yang 150 jam. Itu yoga teacher training. Biasanya mereka setiap tahun bakal naik level dari beginner sampai intermediate sampai yang master,” imbuhnya.
Untuk mendekatkan yoga kepada komunitas Canggu, BBliss menawarkan berbagai kelas dengan durasi berbeda, mulai dari 60 hingga 75 menit.
Beberapa kelas andalan seperti Inside Flow, yang memadukan yoga dengan gerakan tari, menjadi favorit peserta.
Baca Juga: Sanksi Kode Etik Polisi Jambret di Buleleng Dilakukan setelah Putusan Pengadilan
“Signature class kita di sini ada Inside Flow itu kita yoga tapi sambil nari. Jadi unique yang kita ada di sana dan itu mostly adalah kelas yang paling banyak diminati. Setiap hari itu hampir 20 sampai 24 orang ikut kelasnya,” terang Jaden.
Kehadiran BPilates dan BBliss Yoga melengkapi layanan wellness yang sudah lebih dulu berjalan di BWork Bali.
Sejak berdiri pada 2021, BWork dikenal sebagai ruang kerja bersama (coworking space) yang menggabungkan konsep produktivitas dan kesehatan holistik.
Konsep ini kian diperluas setelah manajemen BWork diambil alih oleh Daewoong Group, perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang farmasi, wellness, dan hospitality.
Baca Juga: Bali Dikepung 10 Risiko Bencana Besar, BPBD Minta Dukungan Sistem Peringatan Dini ke Pusat
Daewoong Group sendiri sebelumnya dikenal sebagai perusahaan farmasi dan medis.
Namun kini, perusahaan tersebut memperluas portofolio bisnisnya dengan mengembangkan sektor wellness di Indonesia, dengan Bali sebagai salah satu pusat utama.
“Daewoong itu pusat company kita untuk yang di Indonesia. Tapi untuk Daewoong farmasinya sendiri itu pusatnya di South Korea. Nah, sebelumnya itu Daewoong itu mereka fokusnya itu di farmasi sama di medical. Cuman sekarang di Indonesia dia ekspansi ke wellness dan juga hospitality,” jelas Jaden.
Grand opening BPilates dan BBliss Yoga berlangsung bersamaan dengan Wellness Festival di BWork Bali, Canggu, Oktober ini.
Festival tersebut menghadirkan kelas-kelas interaktif, pengalaman imersif, hingga kolaborasi komunitas, yang terbuka untuk peserta dari berbagai latar belakang dan tingkat kebugaran.
Dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat, BWork optimistis studio baru ini dapat menjadi destinasi utama wellness di kawasan Canggu.
Bahkan, ke depan Daewoong berencana memperluas layanan wellness dengan membuka BWork Uluwatu, BLive Coliving, BNesta Villas, hingga BFriends K-Wellness Hub.(***)
Editor : Rika Riyanti