BALIEXPRESS.ID - Puluhan bangunan usaha melanggar di Pantai Balangan dan Pantai Melasti hingga kini belum dibongkar.
Padahal telah dipastikan usaha-usaha ilegal tersebut telah melanggar.
Hanya saja Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta bersabar menunggu proses pembongkaran.
Baca Juga: Jaga Kelestarian Alam, Havaianas Gelar Beach Clean Up di Pantai Mertasari
Berdasarkan hasil rapat DPRD Badung beberapa waktu lalu, terungkap data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, tercatat ada 21 usaha di Pantai Balangan dan 8 usaha di Pantai Melasti yang diduga melanggar aturan.
Seluruhnya telah menerima Surat Peringatan (SP) II sebagai bentuk penegasan pemerintah daerah.
Kasusnya pun hampir mirip dengan usaha yang ada di Pantai Bingin.
Baca Juga: Kasus Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil di Buleleng Terungkap, Pelakunya Kakek 75 Tahun
Yakni dibangun dipinggir pantai yang menjadi milik pemerintah daerah.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menyatakan, telah bertemu dengan masyarakat untuk melaksanakan penataan di Pantai Balangan.
Hanya saja untuk pembongkaran hingga ditata kembali, ia meminta menunggu hingga waktu yang tidak ditentukan.
Baca Juga: Teganya! Ayah di Buleleng Setubuhi Anaknya Berusia 14 Tahun, Terbongkar Berawal Kecurigaan Tetangga
“Yang jelas Pantai Balangan, Pantai Bingin itu akan kami tata, tapi tunggu dulu sabar dulu,” ucap Adi Arnawa, Minggu (5/10).
Pihaknya mengaku, akan mempersiapkan penataan lebih lanjut setelah penertiban usaha yang melanggara.
Bahkan di anggaran perubahan APBD 2025 ini disiapkan masterplan penataan.
“Kami sedang siapkan masterplan, begitu ada masterplan kami akan bergerak. Masyarakat juga sudah sampaikan supaya sabar dulu. Tapi perlahan juga akan kami lakukan pembongkaran-pembongkaran terhadap bangunan-bangunan,” terangnya.
Disingung terkait penataan Pantai Bingin yang kini hampir selesai di bongkar, Bupati asal Pecatu ini meminta untuk menunggu.
Namun dipastikan dalam perencanaan penataan akan tetap melibatkan masyarakat.
“Nanti dong, kami masih membuat masterplan dulu. Jadi masyarakat akan kami libatkan,” imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga