Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemerintah Pastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Menjangkau Hingga ke Pelosok Negeri

I Putu Suyatra • Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:59 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID  – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pelosok. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, program unggulan tersebut kini telah menjangkau sekitar 20 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, anak balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

“Pagi ini saya mendapat laporan, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui menerima Makan Bergizi Gratis setiap hari. Target kita, akhir tahun ini 82,9 juta orang menerima Makan Bergizi Gratis. Terima kasih Badan Gizi Nasional,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya di Jakarta.

32 Ribu Dapur Gizi Siap Beroperasi Akhir Tahun

Presiden menambahkan, hingga akhir tahun pemerintah menargetkan berdirinya 32 ribu dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh provinsi Indonesia. Menurutnya, program MBG bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif.

Baca Juga: Viral! Hutan Lindung di Desa Ambengan Diduga Dibabat, Warga Minta Tindakan Tegas

Makan Bergizi Gratis bukan semata program sosial, melainkan fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. PBB mengatakan, MBG adalah investasi terbaik sebuah bangsa,” tegas Prabowo.

Saat ini, tercatat 5.800 dapur MBG telah beroperasi di 38 provinsi, menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru. Program ini juga menggandeng lebih dari satu juta petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM, yang berperan dalam penyediaan bahan pangan bergizi.

DPR dan Pemerintah Daerah Kawal Pelaksanaan MBG

Dukungan terhadap program ini datang dari berbagai pihak, termasuk DPR RI. Anggota Komisi IX, Tubagus Haerul Jaman, menyatakan bahwa parlemen berkomitmen mengawal pelaksanaan MBG di seluruh wilayah Indonesia.

“Program ini bukan sekadar menjawab isu kesehatan, tetapi juga menentukan masa depan generasi kita. Komisi IX DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaannya, termasuk di Kota Serang, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi tangguh menuju Indonesia Emas,” katanya.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Banten telah membentuk Pusat Informasi dan Koordinasi MBG untuk memastikan kelancaran program di delapan kabupaten/kota. Gubernur Andra Soni menuturkan, langkah ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap kebijakan Presiden Prabowo.

“Hal ini kita lakukan sebagai inisiatif agar program Presiden berjalan optimal. Dengan adanya pusat informasi ini, setiap kendala bisa cepat dipantau dan ditangani,” jelas Andra.

Ia mengungkapkan, ada 2,9 juta pelajar di Banten yang telah menerima manfaat program MBG. Kantor pusat informasi tersebut akan ditempatkan di Gedung Negara atau rumah dinas Gubernur, dan menjadi wadah evaluasi serta pengembangan SPPG berbasis aset daerah.

“Adanya informasi kurang mengenai MBG akan kita evaluasi dan perbaiki. Intinya, kita siap mengawal program Presiden ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Andra.

Dengan cakupan yang terus meluas dan dukungan lintas sektor, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memperkuat ketahanan gizi nasional sekaligus menjadi tonggak penting menuju Indonesia Emas 2045. ***

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#Mbg #Prabowo Subianto