Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Picu Duel Berdarah, Beredar Chat Sebelum Tragedi di Songan di Media Sosial

Wiwin Meliana • Senin, 13 Oktober 2025 | 15:38 WIB

Beredar Chat Sebelum Tragedi Berdarah Songan
Beredar Chat Sebelum Tragedi Berdarah Songan

BALIEXPRESS.ID – Tragedi berdarah yang mengguncang Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, menyisakan duka dan tanda tanya.

 Sebelum insiden maut yang menewaskan dua orang dan melukai satu lainnya terjadi pada Minggu (12/10/2025) pagi, beredar sebuah percakapan via media sosial yang diduga menjadi pemicu pertikaian.

Baca Juga: Membanggakan! Ni Luh Putu Sri Widiari, Lolos 10 Besar Finalis Pemilihan Remaja Berbudi Pekerti Nasional

Dalam percakapan yang tersebar luas di aplikasi Messenger, diduga terjadi adu argumen antara korban Jero Sumadi (47) dan seseorang yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku.

 Chat tersebut menunjukkan adanya ketegangan terkait insiden pencegatan sebuah mobil Jeep di kawasan tegal milik seseorang.

Salah satu pesan yang menjadi sorotan menyiratkan nada emosi dan tantangan untuk bertemu secara langsung.

Baca Juga: Sapu Bersih Dini Hari, Polisi Blahbatuh Jegal Potensi Kejahatan Jalanan

“Kenken keneh mangkune nyetop jeep di tegal timpale, lamen ada masalah jak dini ne telpn ne xxxxx… pang misi keneh caine,” tulis pengirim pesan dalam bahasa Bali.

Percakapan itu diduga terjadi tak lama sebelum pertikaian pecah di Banjar Tabu, Desa Songan.

Polisi belum mengonfirmasi secara resmi keaslian dan keterkaitan chat tersebut dengan motif kasus, namun kontennya memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Bentrok yang terjadi di lapangan mengakibatkan tiga korban, dua di antaranya meninggal dunia.

Mereka adalah I Ketut Kartawa (50), yang mengalami luka berat di bagian kepala, dan Jero Sumadi (47), yang tewas dengan luka parah di bagian perut, diduga akibat sabetan senjata tajam.

Baca Juga: Lapas Tabanan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Warga Binaan, Begini Hasilnya

Sementara itu, korban ketiga I Wayan Ruslan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli.

Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk menyatakan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Personel kami langsung menuju TKP, mengamankan para terduga pelaku, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujar Kapolres.

Selain itu, personel dari Satreskrim dan Satsamapta diterjunkan, serta pengamanan tambahan dilakukan di RSUD Bangli untuk menghindari gesekan antar keluarga.

Baca Juga: Razia Mendadak di Lapas Karangasem, Petugas Temukan Sejumlah Barang Berbahaya

Kapolres menambahkan, upaya pencegahan konflik susulan juga dilakukan dengan menggandeng tokoh masyarakat, keluarga korban, dan keluarga terduga pelaku.

“Kami tempatkan personel di sekitar lokasi kejadian untuk menjamin situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Meski situasi di lapangan telah terkendali, Kapolres belum memberikan keterangan rinci soal motif maupun kronologi pasti kejadian. Ia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam.

 

Editor : Wiwin Meliana
#Kintamani #tragedi #pertikaian #pesan #songan