Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Autopsi Selesai, Dua Jenazah Korban Perkelahian di Songan Telah Dikembalikan ke Keluarga

Rika Riyanti • Rabu, 15 Oktober 2025 | 01:19 WIB

TKP pembunuhan di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangl, dipasangi police line, Minggu (12/10/2025).
TKP pembunuhan di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangl, dipasangi police line, Minggu (12/10/2025).


 

BALIEXPRESS.ID — Dua korban kakak beradik yang tewas akibat perkelahian di Desa Songan, Bangli, masing-masing I Ketut Kartawa, 50, dan Jero Sumadi, 47, telah menjalani autopsi di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.

Manager Hukum dan Humas RSUP Prof. Ngoerah, Dewa Ketut Kresna, menjelaskan kedua jenazah tiba di Instalasi Forensik pada Minggu, 12 Oktober 2025, sekitar pukul 19.30 WITA.

“Untuk hasil autopsi masih dalam analisa dan juga masih koordinasi dengan penyidik,” ujar Dewa Kresna, Selasa (14/10).

Baca Juga: Terjunkan 500 Mahasiswa KKN Tematik, Menteri Nusron: Tuntaskan Sertipikasi Aset Umat

Dari hasil pemeriksaan luar, tim forensik menemukan luka di bagian kepala pada jenazah I Ketut Kartawa, sedangkan pada jenazah Jero Sumadi ditemukan luka di perut dan paha.

Kedua luka tersebut disebabkan oleh senjata tajam.

“Saat ini autopsi sudah selesai sudah kembali ke pihak keluarga di Bangli pada pukul 19.00 Senin 13 Oktober 2025. Autopsi minta di kepolisian,” jelasnya.

Baca Juga: 278 Sapi Bertolak dari Pelabuhan Celukan Bawang ke Kalimantan

Peristiwa berdarah di Desa Songan itu bermula dari pertikaian yang melibatkan dua kelompok keluarga.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pertarungan tersebut melibatkan pihak dengan rentang usia cukup jauh.

Jero Sumadi yang berusia 47 tahun dan dua saudaranya yang berumur sekitar 50 tahun, terlibat bentrok dengan Mangku Arta yang berusia 29 tahun serta saudaranya yang juga berusia 30-an tahun.

Baca Juga: Viral di Medsos: Gadis Kecil Nyaris Jadi Korban Penculikan dan Pelecehan di Lapangan Renon, Pelaku Potong Rambut Korban

Perkelahian itu berakhir tragis, menewaskan dua orang bersaudara, yakni Jero Sumadi dan Kartawa, sementara satu saudara lainnya dilaporkan masih dirawat dalam kondisi kritis di rumah sakit.

PS Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, seizin Kapolres Bangli, menyampaikan bahwa Satreskrim Polres Bangli telah menggelar autopsi terhadap dua korban di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.

Ia juga mengonfirmasi luka yang dialami para korban.

Jero Sumadi meninggal akibat luka terbuka di bagian perut dengan usus terurai, sedangkan Kartawa meninggal karena luka terbuka di kepala bagian depan dan lengan bawah kanan.

Baca Juga: Pemkab Karangasem Anggarkan Satu Unit Armada Damkar di Kubu, Musna Apresiasi Eksekutif

Polisi kini masih mendalami keterlibatan tiga terduga pelaku, yaitu I Ketut Arta alias Mangku Arta (29), Jero Wage (40), dan Mangku Bersi (33).

Ketiganya diketahui berasal dari Banjar Tabu, tempat yang sama dengan para korban, dan rumah mereka berada dalam jarak berdekatan.(***)

Editor : Rika Riyanti
#tewas #perkelahian #bangli #songan