Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Atlet Asal Buleleng Jalani Pemusatan Latihan Jelang Kejuaraan Dunia Vovinam 2025

Dian Suryantini • Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:58 WIB

Pemusatan latihan yang dilakukan oleh dua atlet Buleleng yang akan berlaga pada kejuaraan dunia. (Kartika - paling pojok kiri dan Jensen - tengah baju hitam).
Pemusatan latihan yang dilakukan oleh dua atlet Buleleng yang akan berlaga pada kejuaraan dunia. (Kartika - paling pojok kiri dan Jensen - tengah baju hitam).

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Menjelang pelaksanaan Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 yang akan digelar di Kabupaten Buleleng awal November mendatang, dua atlet asal Buleleng tengah menjalani pemusatan latihan intensif di Kabupaten Tabanan. Mereka adalah Kadek Jensen Astika dan I Gusti Agung Ayu Kartika Dewi, dua talenta muda yang akan memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam ajang bergengsi tingkat dunia tersebut.

Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 akan diikuti oleh sekitar 600 atlet dan official dari 20 negara, menjadikannya salah satu agenda olahraga terbesar yang pernah digelar di Buleleng. Event ini dijadwalkan berlangsung pada 1–8 November 2025 di GOR Undiksha Jinengdalem, Singaraja.

Selama menjalani training center (TC) di Tabanan, Jensen dan Kartika digembleng dalam berbagai aspek—mulai dari latihan fisik, teknik, hingga strategi tanding. Latihan dilakukan setiap hari di bawah pengawasan pelatih nasional, dengan fokus utama pada penguasaan teknik khas Vovinam yang memadukan kecepatan, kelincahan, dan kekuatan.

Meski baru pertama kali menekuni olahraga bela diri asal Vietnam ini, keduanya tidak asing dengan dunia tanding. Jensen dan Kartika sebelumnya aktif di cabang Pencak Silat, Wushu, dan Muaythai. Latar belakang itu menjadi modal berharga bagi mereka untuk cepat beradaptasi dengan karakteristik Vovinam.

“Rasanya luar biasa bisa dipercaya masuk tim nasional. Ini menjadi motivasi besar untuk memberikan yang terbaik, apalagi kejuaraan dunia nanti digelar di Buleleng, kampung halaman sendiri. Kami berlatih keras setiap hari agar bisa tampil maksimal,” ujar Jensen, Kamis (16/10).

Bagi masyarakat Buleleng, keikutsertaan dua atlet lokal di tim nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi, kejuaraan dunia kali ini digelar di “rumah sendiri”. Ketua Tim Pelaksana Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 yang juga Ketua KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja, menyebut bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan hasil kerja keras semua pihak—baik pemerintah daerah, KONI, maupun komunitas bela diri di Buleleng.

“Buleleng memiliki fasilitas yang memadai dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri ini sangat tinggi. Kami tengah mempersiapkan segala hal, mulai dari venue, akomodasi, hingga sistem pertandingan agar pelaksanaan kejuaraan dunia nanti berjalan lancar,” jelas Wiratmaja.

Ia menambahkan, kejuaraan dunia ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum besar untuk memperkenalkan potensi pariwisata Buleleng ke dunia internasional. Ribuan atlet, pelatih, dan official dari berbagai negara akan datang dan melihat langsung keindahan Bali Utara.

“Kami juga bangga karena ada atlet lokal Buleleng yang memperkuat tim nasional. Ini bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah mulai menunjukkan hasil. Dengan dukungan penuh masyarakat, kami optimis Buleleng bisa menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus mencetak prestasi,” tambahnya.

Menjelang kejuaraan, berbagai persiapan terus dikebut. Panitia menyiapkan GOR Undiksha dengan standar internasional, serta fasilitas pendukung seperti penginapan, transportasi, hingga sistem pertandingan berbasis digital.

Bagi Jensen dan Kartika, hari-hari menjelang kejuaraan dunia menjadi waktu penting untuk mengasah kemampuan dan menyiapkan mental juara. Mereka berharap bisa mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia sekaligus membanggakan Buleleng di panggung dunia. ***

Editor : Dian Suryantini
#nasional #vovinam #undiksha #atlet #singaraja #buleleng