Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kasus ISPA di Bali Naik Dua Bulan Terakhir, Dinkes Imbau Warga Jaga Daya Tahan Tubuh

Rika Riyanti • Jumat, 17 Oktober 2025 | 00:26 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Nyoman Gede Anom. Ist
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Nyoman Gede Anom. Ist

 

BALIEXPRESS.ID — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Bali dilaporkan meningkat dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali, jumlah kasus ISPA pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 35.604 kasus, dan naik menjadi 36.009 kasus pada September 2025.

“Untuk kasus ISPA di Bali hampir merata di semua kabupaten/kota,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, Kamis (16/10).

Baca Juga: Audit BPKP dan Penilaian PU Disorot Hakim dalam Sidang Eks Kepala Sekolah SMKN 1 Klungkung

Ia menjelaskan, peningkatan kasus ini terjadi di hampir seluruh wilayah Bali.

“Dua bulan belakangan ini kasus ISPA di Bali mengalami peningkatan. Di mana, pada bulan Agustus total kasus ISPA sebanyak 35.604 kasus, dan bulan September total kasus ISPA meningkat sebanyak 36.009 kasus,” ungkapnya.

Menurut dr. Anom, ISPA umumnya disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergi.

Baca Juga: Kolaborasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi, Mahasiswa Ikut Berkontribusi dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Gejalanya antara lain demam, batuk pilek, dan pegal-pegal di seluruh badan.

Untuk mencegah dan mengatasi gejala tersebut, masyarakat diminta menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.

“Cara mengatasinya dengan meningkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup dan mengonsumsi banyak buah dan sayur serta minum air putih (sangat baik minum air hangat) lebih banyak,” katanya.

Baca Juga: Bank BPD Bali Tingkatkan Literasi SBN dan Kapasitas SDM BPR

dr. Anom juga memastikan bahwa ketersediaan obat ISPA di Bali cukup aman.

“Ketersediaan obat di Bali cukup,” tegasnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#kesehatan #bali #agustus #ispa