Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tren Estetika Holistik Ala Korea, Liposuction Aman dan Perawatan Kulit Regeneratif Jadi Sorotan Seminar K-DOCTOR di Bali

Rika Riyanti • Jumat, 17 Oktober 2025 | 23:33 WIB

 

TIPS KESEHATAN: Seminar K-DOCTOR yang digelar di Kuta, Badung, Jumat (17/10) menghadirkan pembicara dari berbagai negara
TIPS KESEHATAN: Seminar K-DOCTOR yang digelar di Kuta, Badung, Jumat (17/10) menghadirkan pembicara dari berbagai negara

 

 

 

BALIEXPRESS.ID – Prosedur liposuction dan perawatan kulit regeneratif ala Korea menjadi topik utama dalam Seminar K-DOCTOR yang digelar di Kuta, Badung, Jumat (17/10).

Seminar ini menghadirkan para dokter ahli dari Indonesia dan Korea Selatan untuk membahas pendekatan estetika holistik yang menggabungkan teknologi medis dengan gaya hidup sehat.

Acara tersebut merupakan bagian dari simposium global bertajuk “BEYOND AESTHETICS, Meet the Masters in Bali 2025” yang diselenggarakan oleh CGBIO pada 17–18 Oktober di Nulook Clinic dan Grand Mercure Seminyak.

Simposium yang mempertemukan profesional medis dari 20 negara, termasuk Korea, Eropa, Amerika Latin, dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Bukan Pesta Politik, Golkar Bali Pilih Bagi Sembako dan Gelar Pasar Murah di Hari Jadinya

Para peserta mendapatkan pemaparan langsung mengenai teknik estetika modern serta strategi perawatan pasca-prosedur.

Dokter Spesialis Bedah Plastik, dr. Shita Diwyani Sudarsa, Sp.B.P.R.E, menjelaskan bahwa liposuction saat ini menjadi salah satu tindakan populer yang dinilai aman dan efektif untuk menghilangkan lemak membandel di area tubuh tertentu.

“Liposuction itu termasuk aman karena kita tidak melakukan pembedahan yang membuka area badan cukup besar. Kita hanya membuat torehan kecil setengah sampai satu sentimeter di tempat yang tidak terlihat, supaya scar-nya juga tidak terlihat,” jelas dr. Shita.

Menurutnya, liposuction biasanya dilakukan pada pasien yang sudah menjalani weight loss journey namun masih memiliki lemak persisten.

 

“Biasanya pasien datang karena punya lemak persisten di area seperti perut bagian bawah atau paha, yang sulit dihilangkan dengan olahraga. Jadi tindakan ini membantu menghilangkan lemak yang resisten itu,” paparnya.

Ia menambahkan, liposuction bukan hanya memberikan hasil estetika, tetapi juga manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Dengan menghilangkan lemak yang tidak bisa dihilangkan dengan olahraga atau diet, otot bisa tumbuh dan membentuk muscle mass yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam satu kali tindakan, pengeluaran lemak maksimal bisa mencapai 7 liter tergantung kondisi pasien.

Baca Juga: Pembunuh Istri Siri di Kuta Didor, Kata-Kata Korban Jadi Motif Kamal Mopangga Tega Habisi Korban

“Biasanya 7 liter itu sudah cukup banyak, tapi tergantung juga pada kondisi tubuh pasiennya,” tambahnya.

Ahli medis asal Korea Selatan, Dr. Hye Mi Yu dari BIO Plastic Surgery, mengungkapkan bahwa tren perawatan kulit di Korea kini bergeser dari botox dan filler menuju skin booster—teknik regenerasi kulit yang membantu meningkatkan kualitas dan kecerahan alami kulit.

“Skin booster adalah faktor terpenting untuk membuat kulit tampak bercahaya. Perawatan ini meningkatkan kualitas kulit dan membantu regenerasi sel-sel pada kulit,” ujar Dr. Yu.

Menurutnya, skin booster digunakan secara rutin, sekitar sebulan sekali, untuk menjaga elastisitas dan kesehatan kulit.

Baca Juga: GOW Bangli Gencarkan Edukasi Cegah Pernikahan Dini, Hamil Pranikah, dan Bullying

“Kalau botox dan filler itu tren lama. Sekarang yang lagi trendy di Korea adalah skin booster karena hasilnya lebih alami dan bertahan lama,” ujarnya.

Selain perawatan kulit, Dr. Yu juga menekankan pentingnya kebiasaan sehat dalam memperlambat proses penuaan.

“Tips-nya seperti banyak minum air, menjaga pola makan, dan yang sedang trendy di Korea itu menjaga kadar gula darah karena gula darah tinggi bisa memicu obesitas, darah tinggi, bahkan kanker,” katanya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#korea #Liposuction #estetika #skin booster