Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tumpek Wariga di Dasar Laut: Festival ‘Jaladhi Vistara’ Bondalem Tebar Kehidupan Baru untuk Karang

Rika Riyanti • Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:44 WIB

BAHARI: Konferensi pers Festival Bahari “Jaladhi Vistara” yang berlangsung di Hayam Wuruk, Denpasar, Senin (20/10)
BAHARI: Konferensi pers Festival Bahari “Jaladhi Vistara” yang berlangsung di Hayam Wuruk, Denpasar, Senin (20/10)



BALIEXPRESS.ID - Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, siap menggelar Festival Bahari ‘Jaladhi Vistara’ pada 25–27 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang untuk mengkampanyekan budaya maritim sekaligus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan laut di kawasan pesisir utara Bali yang dikenal sebagai bagian dari habitat 5.000 jenis karang dunia.

Pembukaan festival akan berlangsung bertepatan dengan Tumpek Wariga, Sabtu (25/10), di pesisir Pantai Bondalem.

Dalam momen tersebut, akan dilakukan kegiatan simbolis penenggelaman fishdom, stupa, dan patung Buddha sebagai media tumbuhnya terumbu karang serta tempat berkembang biaknya ikan.

Baca Juga: Serangan Segera Miliki Alur Pelayaran Resmi, Disnav Benoa Utamakan Keamanan Laut

Penggagas Festival Bahari, Ngurah Paramartha, menyebut kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Bali Wayan Koster, Pelindo, dan berbagai stakeholder lainnya.

“Festival ini tidak terlepas dari kepedulian masyarakat Bondalem yang konsisten melakukan konservasi terhadap terumbu karang yang dilakukan sejak tahun 2007,” ungkapnya di Denpasar, Senin (20/10).

Menurutnya, masyarakat Desa Bondalem telah lama menunjukkan komitmen terhadap pelestarian laut.

Upaya konservasi yang mereka lakukan bahkan mendapat penghargaan internasional pada tahun 2014.

Baca Juga: Motif Lokal, Gaya Global: UMKM Binaan BRI Ini Kenalkan Batik Tangerang ke Dunia

“Masyarakat memahami bahwa konservasi yang dilakukan tidak hanya untuk alam, tapi juga ekosistem hingga potensi wisata bahari,” jelasnya.

Paramartha menuturkan, hasil dari konservasi tersebut kini mulai terlihat dengan tumbuhnya kembali terumbu karang di perairan Bondalem.

Namun, masih ditemukan praktik-praktik yang merusak lingkungan laut.

“Di Bondalem ada pecalang laut, tapi di luar ada oknum yang menangkap ikan hias bahkan meninggalkan jaring, sehingga merusak terumbu karang,” tuturnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, festival ini juga akan menggelar foto kontes bawah laut pada 26–27 Oktober 2025. 

“Sudah ada 39 fotografer dari Indonesia dan luar negeri yang mendaftar untuk mengikuti foto kontes,” sebutnya.

Selain lomba fotografi, kegiatan literasi tentang sejarah pesisir Bondalem juga akan diselenggarakan.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Tiga Kendaraan Terlibat

Wilayah ini diyakini pernah menjadi pusat pemerintahan maritim pada masa abad pertengahan, yang dibuktikan dengan temuan hamparan keramik dari kawasan Ponjok Batu hingga Pantai Sanur.

“Jadi tanggal 25 Oktober itu akan dilakukan oleh Bapak Gubernur Bali atau yang mewakili. Akan ditenggelamkan 36 substrat, ada fishdom, stupa, dan patung budha,” tandasnya.

Sementara itu, Eka Mahardika, dari Pokja Tim Penanggulangan Perusakan Ekosistem Sungai, Danau, dan Laut Pemerintah Provinsi Bali, menegaskan bahwa Pemprov Bali memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini, baik melalui bantuan dana maupun dukungan promosi kepada pihak swasta.

“Melalui festival ini, kami Pemprov Bali ingin mendapatkan gambaran terkait proyeksi ekosistem laut di situ. Karena target kami adalah konservasi, perbaikan ekosistem yang ada di situ, terutama terumbu karang,” ujarnya.

Baca Juga: Bank BPD Bali Raih Penghargaan Regional Banking ESG Excellence Award

Festival Bahari ‘Jaladhi Vistara’ diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat pesisir untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan, sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya maritim Bali kepada generasi muda dan wisatawan.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #bondalem #wayan koster #Festival bahari