Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral Tiga Remaja di Bawah Umur Rusak Fasilitas Pasar Seni Sukawati,  Diduga Pengaruh Arak

I Made Mertawan • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:26 WIB
Remaja merusak fasilitas di Pasar Sukawati Blok A.
Remaja merusak fasilitas di Pasar Sukawati Blok A.

BALIEXPRESS.ID – Aksi vandalisme terjadi di Pasar Seni Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Tiga remaja tanggung di bawah pengaruh minuman beralkohol jenis arak merusak fasilitas umum di lobi Blok A, bahkan mereka merekam dan menyebarkan aksi konyol itu hingga viral di media sosial.

Insiden memalukan ini terjadi pada Selasa (21/10/2025) dini hari, namun baru terkuak pada Kamis (23/10/2025) pagi setelah video rekaman aksi 'guling-guling' dan perusakan fasilitas umum menyebar cepat, memancing amarah warga dan pengelola pasar.

Ketiga pelaku berinisial IPA ,17; FW ,16, dan KDA ,16, yang semuanya berasal dari Desa Sukawati.  

Mereka berkumpul di tangga Blok A sekitar pukul 01.00 Wita usai menenggak minuman keras.

Dalam kondisi tak terkontrol, FW dan KDA mulai berulah. Mereka menendang banner petunjuk, mencabut lampu tangga, hingga melemparkan berbagai fasilitas.

IPA, remaja yang merekam aksi tersebut, sempat membagikan video itu ke grup WhatsApp.

Meskipun video tersebut belakangan dihapus, kerusakan citra sudah terlanjur terjadi.

Menanggapi kegaduhan yang viral, Desa Sukawati langsung bergerak cepat dengan pertemuan darurat dipimpin oleh Perbekel I Dewa Gede Dwi Putra, melibatkan Kepala Pasar, perangkat desa, serta aparat keamanan Babhinkamtibmas dan Babinsa. Para orang tua pelaku juga dihadirkan.

Dalam suasana tegang, ketiga remaja itu mengakui perbuatan mereka, menyampaikan penyesalan mendalam, dan memohon maaf kepada pengelola Pasar Seni Sukawati.

"Mereka telah meminta maaf dan kami terima dengan syarat. Mereka harus membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. Jika terulang, kami akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku," tegas salah satu pihak yang hadir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, AA Suryadi Putra, membenarkan kejadian itu dan langkah pembinaan telah diambil.

Ia menyebut kerusakan yang ditimbulkan tidak signifikan, namun menekankan dampak penting dari kasus ini.

"Kami meminta bantuan orang tua untuk ikut membina anak-anaknya di rumah. Harapannya, viralnya kejadian ini bisa menjadi efek jera bagi anak-anak lainnya," ujar Suryadi.

Sebagai tindak lanjut, pengelola pasar berjanji akan meningkatkan pengamanan dan patroli malam secara drastis, memastikan aksi perusakan fasilitas umum yang dipicu mabuk-mabukan tidak akan terulang di salah satu sentra kerajinan terbesar di Bali ini. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#pasar sukawati #gianyar #arak