BALIEXPRESS.ID – Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan adanya sejumlah peristiwa tidak menyenangkan yang dialami anak muda saat melintas di Jalan Belayu–Marga, Kabupaten Tabanan.
Politisi yang akrab disapa Tu Eka itu mengatakan, beberapa warga, khususnya kalangan muda, melapor telah mengalami tindakan mengganggu, mulai dari dihadang hingga dikejar oleh sekelompok orang. Bahkan, ada pula yang mengaku menjadi korban pelecehan berupa colek paha saat berkendara di malam hari.
Menurut Tu Eka, sebelum laporan tersebut masuk, kejadian serupa juga pernah terjadi di kawasan Jalan Uma Kukuh, dimana salah satu warga menjadi korban penjambretan hingga terjatuh dari kendaraan.
"Kami sangat prihatin atas laporan ini. Semoga gangguan seperti itu tidak terulang lagi dan ada langkah cepat dari pihak berwajib,” ujarnya.
Tu Eka berharap kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian, serta mendorong pam swakarsa dan sistem keamanan terpadu berbasis desa adat untuk terus melakukan patroli dan pengawasan rutin, terutama di jalur-jalur rawan pada malam hari.
Ia juga mengajak yowana (pemuda) di masing-masing wilayah untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Konsep kebersamaan ini, kata dia, dikenal sebagai “Tragia”, yakni ketahanan kolektif berbasis kepedulian sosial.
“Tragia adalah bentuk ketahanan sosial yang tumbuh dari rasa saling peduli. Jangan sampai kita bersikap acuh tak acuh terhadap lingkungan. Itu bukan cerminan mental orang Bali sejati,” tegasnya.
Tu Eka juga berpesan agar para remaja, mahasiswa, dan pekerja muda yang sering beraktivitas malam hari, seperti pulang kerja dari restoran, hotel, atau kegiatan kampus, selalu berhati-hati di jalan.
"Kami harap adik-adik dan anak-anak muda yang biasa melintas malam hari tetap waspada, saling menjaga, dan tidak sendirian jika memungkinkan,” tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana