Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Selebrgam Putu Listia Ika Wardani: Tak Takut Tampil Vulgar, Doyan Endorse Vila dapat Bonus Liburan

I Putu Mardika • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:40 WIB

 

Photo
Photo
Photo
Photo
BALIEXPRESS.ID
-Tampil sedikit ‘vulgar’ alias terbuka di media sosial tak jadi masalah bagi dara pemilik nama Putu Listia Ika Wardani, 29 ini. Dara berdarah Buleleng ini mengaku tidak masalah tampil sedikit “nakal” untuk menarik followersnya. Bahkan, ia mengaku sempat akun Tiktoknya di baned gara-gara terlalu vulgar.

Kepada Bali Express (Jawa Pos Group) Lulusan S1 Akuntansi tahun 2019 ini mengaku punya akun Instagram sejak duduk di bangku SMA, tahun 2014. Namun kala itu dirinya mengaku belum terlalu fokus mengelola akunnya.

“Followersnya sekitar 1000 an Hanya sekedar iseng ikut trend aja. Biasa untuk anak muda pasti punya. Di tahun 2018 ada trent tiktok. Nah dari sana juga iseng iseng aja buat konten dance dan gak sengaja aja viral sampai akhirnya followers aku sekitar 60.000 pengikut,” tutur dara kelahiran 10 Oktober 1996 ini.

Tak berselang lama, tiba tiba dirinya kehilangan akun karena kelalaian buka dari hp temannya sampai akhirnya tidak bisa login kembali. Namun, setelah dipulihkan, folowersnya di Instagram terus meroket hingga menembus angka 151 ribu lebih.

“Sampai akhirnya dapat endorse pertama kali itu snack. Akhirnya mikir lumayan ya kalau di kembangkan. Akhirnya update trus konten dan foto foto biar menarik orang orang mau mengikuti akunku,” jelasnya.

Beberapa teman juga sempat menyaarankan untuk mencoba kembali bermain tiktok supaya makin di kenal banyak orang. Akhirnya dirinya pun mencoba kembali dengan konten yang sama sebelumnya. Dan ia pun mendulang kesuksesan lagi.

“Di tahun 2020 itu Booms banget salah satu kontenku sampai di bagikan banyak akun media. Sampai menembus pengikut 300rb di tiktok, dan seperti di awal pasti yang kenal di tiktok berusaha cari akun sosial mediaku yang lain, sampai akhirnya naik juga followers aku di instagram jadi 20 rb. Terus ikuti perkembangan ikut aplikasi snack video,” imbuhnya.

Sampai akhir tahun 2021 menggeluti tiktok, Instagram dan snack vidio followernya lumayan bertambah dengan berbagai konten menarik dance dan konten konten lain. Tapi di awal tahun 2022 ia pun kehilangan akun tiktok yang pengikutnya sudah mencapai 1jt pengikut.

“Alasannya sih kontenku terlalu vulgar. Akhirnya aku hanya lanjutkan kontenku di IG sudah capai 60rb dan Snack 3jt followers, fokus dan konsisten trus bikin menarik followers,” paparnya.

Selama bermain di Instagram, pemilik akun @putulistiaikaa ini mengaku paling banyak telah mengendorse produk kecantikan atau skincare. Tak menutup kemungkinan jika dirinya juga sudah pernah mengendorse produk lain. Mulai dari kuliner hingga pakaian.

“Menariknya ya kadang dapat endorse visit buat villa atau tempat liburan. Jadinya seru kerja berasa liburan. Udah dapet healing dapet cuan lagi. Kadang kalau endorse makanan Bisa nyobain makanannya, kenyang iya dapet cuan juga iya. Sama kerjanya fleksibel karena jadwal bisa kita tentuin sendiri. Kalau lagi gak mood ya bisa di skip dulu tanpa di kejar-kejar bos kan,” jawabnya seraya tertawa.

Doyan tampil vulgar di Instagram rupanya membuat kerap dirinya dicibir sama netizen. Menurutnya hal itu terjadi lantaran netizen tidak paham bagaimana sistem kerja seorang influencer.

“Kebetulan ya konten aku sedikit terbuka, tapi walaupn gak semua, menyesuaikan sama kondisi aja. Yang paling sering tuh kayak dicibirin aja sih. Kok suka jalan jalan trus, dapat uang dari mana gitu? karena kan tidak banyak yang tahu kerjaan sebagai influencer itu gimana,” sebutnya.

Ia tak menampik, jika pekerjaan menjadi selebgram atau konten creator bisa menambah pundu-pundi rupiah. Disinggung terkait fee, ia menyerahkan tergantung konten dari jenis barang atau jasa yang diminta.

Menurutnya, jika ada visit tempat kuliner dengan jaraknya agak jauh, ia memasang tarif 500-800, namun ada yang di nego juga. Hal itu sudah langsung direview feed reels, Foto, story juga.“Kalau endorsenya cuman pakaian tentu tidak butuh tenaga banyak. Karena kadang aku review di rumah sendiri atau kalau pas lagi ada kerjaan keluar aku sekalian bawa. Jadi tariff satu kali foto feed itu 250-350 untuk satu olshop,” pungkasnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#selebrgam #instagram #media sosial #buleleng