Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Janice Tjen Ukir Sejarah, Juara Ganda dan Tunggal di WTA 250 Chennai, Bawa Tenis Indonesia ke Panggung Dunia

Dian Suryantini • Senin, 3 November 2025 | 23:42 WIB

Janice Tjen saat bertanding.
Janice Tjen saat bertanding.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Nama Janice Tjen kembali mencuri perhatian dunia tenis internasional. Petenis muda Indonesia berusia 23 tahun ini mencatat sejarah dengan menyapu bersih dua gelar sekaligus — tunggal dan ganda putri — di ajang WTA 250 Chennai Open 2025 yang digelar di SDAT Tennis Stadium, Nungambakkam, Chennai, India, Minggu (2/11).

Dalam laga final tunggal putri, Janice tampil trengginas menghadapi petenis Australia, Kimberly Birrell. Pertandingan berlangsung sengit selama dua jam, namun Tjen tampil konsisten dan menutup laga dengan kemenangan 6-4, 6-3. Raihan ini menjadi bukti bahwa mental juara dan ketenangan menjadi senjata utamanya di bawah tekanan panggung internasional.

Tak berhenti di situ, Tjen juga mencatat prestasi gemilang di nomor ganda putri. Berpasangan dengan kompatriotnya, Aldila Sutjiadi, keduanya tampil solid menundukkan duet Storm Hunter (Australia) dan Monica Niculescu (Rumania) dengan skor 7-5, 6-4. Pertandingan berdurasi satu jam dua puluh satu menit itu menjadi puncak pembuktian bahwa tenis Indonesia kini punya kekuatan nyata di level dunia.

Dengan hasil tersebut, Janice Tjen resmi menjadi petenis Indonesia pertama yang meraih dua gelar WTA dalam satu turnamen, sebuah pencapaian yang jarang terjadi bahkan di antara pemain top dunia.

Baca Juga: Buleleng Genjot Infrastruktur dan Pendidikan di Pesisir Utara, Lovina Jadi Titik Awal

Menurut data dari Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI), Janice Tjen lahir di Jakarta pada 6 Mei 2002. Ia dikenal memiliki gaya bermain elegan dengan backhand satu tangan—sebuah gaya klasik yang kini mulai langka di tenis modern. Sejak usia belia, bakat Tjen sudah terlihat dalam berbagai turnamen nasional dan internasional. 

Kariernya semakin bersinar ketika ia bergabung dengan tim tenis wanita Universitas Oregon Ducks pada musim 2020–2021, sebelum kemudian pindah ke Pepperdine University Waves (2021–2024). Bersama Pepperdine, Tjen membawa timnya melaju hingga final NCAA Women's Tennis Championship, menunjukkan bahwa ia tak hanya bertalenta, tapi juga tangguh di level kompetisi tertinggi antaruniversitas di Amerika Serikat.

Di pentas internasional, Tjen mulai memperkuat tim Piala Fed Indonesia sejak 2021 dan mencatat dua kemenangan ganda dari empat laga yang dijalaninya. Pada Asian Games 2022, ia tampil gemilang dengan meraih medali perunggu ganda putri bersama Aldila Sutjiadi, serta menembus babak 16 besar tunggal putri.

Tjen juga aktif di sirkuit ITF (International Tennis Federation), mengoleksi 13 gelar tunggal ITF dan sejumlah gelar ganda lainnya. Konsistensi itu mengantarnya menembus ranking dunia. Pada 2024, ia sempat bercokol di peringkat 578 WTA. Namun lonjakan besar terjadi setelah penampilannya di US Open 2025, di mana ia membuat kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan ke-24 dunia, Veronika Kudermetova.

Kini, kemenangan di Chennai Open menandai loncatan besar dalam kariernya. Janice Tjen menembus peringkat 53 WTA, menjadi peringkat tertinggi dalam sejarah kariernya sekaligus rekor tersendiri bagi tenis Indonesia modern. ***

Editor : Dian Suryantini
#kemenangan #janice tjen #indonesia #internasional #tenis