“Kami akan memastikan terlebih dahulu di lapangan apakah sama atau tidak dengan titik yang biasanya banjir. Saat ini kami masih melakukan penanganan pohon tumbang di Desa Sangeh dan Desa Blahkiuh,” ungkapnya.
Dari kondisi sebelumnya, Murdika menerangkan, banjir tersebut tidak menyebabkan kerusakan.
Sebab air yang mengalir hanya di badan jalan, tidak sampai ke rumah warga.
Namun tetap kondisi ini akan dipastikan lebih lanjut.
“Mudah-mudahan tidak ada kerusakan dan tidak ada korban dari banjir,” imbuhnya.
Sementara itu,hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah desa Kabupaten Badung.
Seperti satu pohon tumbang di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, di Desa Mengwitani, Mengwi juga ada satu pohon tumbang.
Kemudian sisanya sebanyak empat pohon tumbang di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.
“Beruntungnya kami dibantu oleh TRC Desa, seperti di Desa Blahkiuh dan lainnya kami di bantu TRC untuk penanganan,” paparnya.
Kondisi terparah diebutkan di Desa Sangeh, lantaran pohon nangka yang tumbang menimpa garase mobil.
Sementara di Desa Blahkiuh satu pohon tumbang menimpa pelinggih milik warga. (*)