SINGARAJA, BALI EXPRESS - Warga Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, digegerkan oleh kabar hilangnya seorang gadis remaja bersama bayi perempuannya yang baru berusia enam bulan. Kasus ini dilaporkan oleh sang ibu, Novi Prihartanti,45, ke Polsek Sukasada. Anaknya, Dinda Permatasari,14, pergi meninggalkan rumah tanpa pamit pada Minggu (2/11) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
Dalam laporan yang diterima kepolisian, Dinda diketahui pergi diam-diam sambil membawa bayi perempuannya bernama Putu H.K. Kepergian ibu muda tersebut diduga kuat dipengaruhi oleh bujuk rayu seseorang yang tidak dikenal dengan iming-iming pekerjaan. Hingga kini, keberadaan Dinda dan bayinya belum diketahui.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi pada Rabu (5/11) membenarkan adanya laporan tersebut. “Memang benar, Polsek Sukasada telah menerima laporan dari seorang ibu bernama Novi Prihartanti yang melaporkan anaknya, Dinda Permatasari, telah pergi meninggalkan rumah tanpa pamit sambil membawa bayi berusia enam bulan. Hingga saat ini yang bersangkutan belum kembali,” ujarnya.
IPTU Yohana menjelaskan, pihak kepolisian telah melakukan langkah awal penyelidikan dengan memintai keterangan keluarga dan warga sekitar guna mencari petunjuk keberadaan korban. Polisi juga sedang menelusuri dugaan keterlibatan orang tidak dikenal yang sebelumnya menawarkan pekerjaan kepada Dinda.
“Kami mendapat informasi bahwa orang yang mengajak korban belum jelas identitas maupun tujuannya. Keluarga sangat khawatir dengan kondisi Dinda dan bayinya, karena dikhawatirkan mereka dibawa ke tempat yang tidak aman,” tambahnya.
Baca Juga: Dua Dekade Menunggu, Jalan Tunjung–Bukti Kini Mulus Beraspal Hot Mix
Pihak kepolisian saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai satuan untuk memperluas pencarian, termasuk memantau sejumlah titik di wilayah Buleleng yang diduga menjadi tempat persinggahan korban.
IPTU Yohana juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan dengan iming-iming pekerjaan, terutama yang menyasar anak-anak atau remaja. “Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Dinda dan bayinya segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi pihak keluarga. Setiap informasi sangat berarti untuk mempercepat pencarian,” tegasnya. ***
Editor : Dian Suryantini