BALIEXPRESS.ID- Rabu (5/11/2025) malam seharusnya menjadi hari penuh khusyuk di Pura Segara Penataran Ped, Desa Ped, Nusa Penida, klungkung.
Namun, momen rahina purnama sasih kalima itu berubah menjadi tragedi.
Sebuah pohon gepah besar di area Pura Gepah Agung tiba-tiba ambruk, menimpa pamedek.
Satu orang meninggal dunia, Ni Ketut Suarti dari Dusun Swelagiri, Desa Aan, dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Di antara korban, Sunarmi Liaturrofiah, seorang ibu hamil muda, mengalami nyeri di bahu akibat tertimpa pohon.
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, menjelaskan kronologi peristiwa itu.
Rombongan berangkat dari Desa Aan untuk sembahyang di Pura Penataran Ped.
Saat melintas di depan Pura Segara, pohon besar mendadak tumbang, menimpa beberapa pamedek.
Selain Sunarmi, korban luka lain adalah I Wayan Lilar luka di dahi, Ni Kadek Rumiani mengalami syok, I Wayan Sudiasa luka di mulut, dan Ni Luh Dewiantari luka robek di kaki.
Semua korban segera dilarikan ke RS Gema Santi Nusa Penida untuk mendapatkan perawatan.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya salah satu korban. Personel kami langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di area pura yang banyak pepohonan besar,” kata Kesuma Jaya. (*)
Editor : I Made Mertawan