Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hilang Tiga Hari, Lansia asal Buruan Blahbatuh Ditemukan Tewas di Dasar Tebing Sungai Petanu

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 8 November 2025 | 11:41 WIB
EVAKUASI : Proses evakuasi jasad lansia di aliran Sungai Petanu, Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
EVAKUASI : Proses evakuasi jasad lansia di aliran Sungai Petanu, Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

BALIEXPRESS. ID- Penemuan mayat di dasar tebing setinggi sekitar 20 meter kawasan aliran Sungai Petanu, Banjar Bangunliman, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Jumat (7/11) sore. Diketahui mayat tersebut merupakan pria lanjut usia bernama I Gusti Aji Gulak,72, warga setempat.

Informasi yang didapatkan, korban sebelumnya sudah dilaporkan hilang sejak Selasa (4/11) sore. Setelah dilakukan pencarian selama empat hari oleh warga bersama petugas gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WITA di dasar tebing sungai yang berada di wilayah permukiman korban.

Menurut keterangan warga, bau tak sedap sempat tercium sejak pagi hari di sekitar lokasi. Sehingga hal ini mendorong warga kembali melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan jenazah korban di dasar tebing aliran Sungai Petanu, Banjar Bangunliman, Desa Buruan.

“Sudah tergeletak seperti itu saat ditemukan. Dari pagi kami sudah mencium bau busuk, tapi belum berani memastikan. Setelah warga turun, baru terlihat jenazah di dasar tebing,” ujar Komang Agus, salah satu warga yang ikut dalam pencarian.

Selanjutnya proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Gianyar, PMI Kabupaten Gianyar, TNI, Polri, dan warga setempat. Dengan lokasi di dasar jurang, dengan medan curam dan licin sempat menyulitkan proses evakuasi.

Jenazah berhasil diangkat menggunakan tandu dan dibawa dengan ambulans PMI Kabupaten Gianyar. Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.*

Editor : Putu Agus Adegrantika